BATAM – Ribuan warga Baloi Kolam, gabungan dari RT01 hingga RT10/16 melakukan aksi unjuk rasa di Kantor BP Batam, Senin (13/11/2017).
Warga menyampaikan beberapa hal saat unjuk rasa, salah satunya meminta agar alokasi lahan Baloi Kolam dievaluasi kembali.
Saat unjuk rasa berlangsung, beberapa perwakilan warga Baloi Kolam, pihak Kepolisian dan BP Batam menggelar peremuan di ruang pertemuan Gedung Marketing Center BP Batam.
Pada pertemuan ini ada 6 poin yang dihasilkan yakni sebagai berikut :
1. BP Batam menampung masukan dari masyarakat antara lain,
a. Meminta agar alokasi lahan di Baloi Kolam dievaluasi kembali
b. Meminta agar dialokasikan kepada masyarakat
c. Meminta agar kegiatan penerima alokasi dihentikan sampai ada keputusan dari BP Batam
2. BP Batam akan menghimbau kepada penerima alokasi untuk menghentikan sementara kegiatan di Baloi Kolam
3. BP Batam akan mengundang penerima alokasi untuk membicarakan solusi penyelesaian permasalahan di Baloi Kolam
4. Langkah penyelesaian akan diambil dengan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku
5. BP Batam akan melakukan pendataan terhadap masyarakat Baloi Kolam
6. Setiap pembahasan terhadap lokasi Baloi Kolam agar selalu tetap dimediasi oleh BP Batam.
Pada catatan terakhir juga disebutkan bahwa selanjutnya akan diadakan pembahasan lebih lanjut.
Pada notulen itu juga dibubuhkan tanda tangan antara pihak BP Batam yang ditandatangani oleh Anggota 4/Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Seopriyanto dan dari perwakilan warga ditandatangani oleh ketua RW 16 Baloi Kolam.
Notulen ini kemudian dibacakan oleh perwakilan warga Baloi Kolam di depan kantor DPRD Batam.
Editor : Roni Rumahorbo
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.