Categories: BATAM

Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scam Trading, Imigrasi Periksa Pemilik Apartemen Hingga Mobil Alphard

BATAM – Penyidik Imigrasi masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus scam trading pasca penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) di Apartemen Baloi View, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Rabu 6 Mei 2026 lalu.

Dugaan keterlibatan Warga Negera Indonesia(WNI) juga menjadi perhatian serius dari Imigrasi guna mengungkap kasus ini secara terang benderang.

Meski belum ada penjelasan resmi total jumlah saksi-saksi yang telah diperiksa, Imigrasi Batam menegaskan bahwa pemilik apartemen baloi view dan pemilik mobil Alphard yang ditemukan di TKP masih dalam proses pemeriksaan.

“Untuk saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Nanti akan disampaikan informasinya,”ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Wahyu Eka Putra kepada SwaraKepri, Selasa 12 Mei 2026.

Sebelumnya, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa pemilik penginapan(apartemen) dan suplier logistik akan ditelusuri untuk mengungkap kasus scammer trading tersebut.

@swarakepritv Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scam Trading di Apartemen Batam, Imigrasi Periksa Pemilik Apartemen Hingga Mobil Alphard Penyidik Imigrasi masih terus melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus scam trading pasca penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) di Apartemen Baloi View, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Rabu 6 Mei 2026 lalu. Dugaan keterlibatan Warga Negera Indonesia(WNI) juga menjadi perhatian serius dari Imigrasi guna mengungkap kasus ini secara terang benderang. Meski belum ada penjelasan resmi total jumlah saksi-saksi yang telah diperiksa, Imigrasi Batam menegaskan bahwa pemilik apartemen baloi view dan pemilik mobil Alphard yang ditemukan di TKP masih dalam proses pemeriksaan. “Untuk saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Nanti akan disampaikan informasinya,”ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Wahyu Eka Putra kepada SwaraKepri, Selasa 12 Mei 2026. Sebelumnya, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa pemilik penginapan(apartemen) dan suplier logistik akan ditelusuri untuk mengungkap kasus scammer trading tersebut. “Terkait pihak-pihak lain, baik itu supplier(logistik), maupun pemberi penginapan tentu kami arahnya akan kesana, akan ditelusuri lebih dalam. Karena kami juga tidak sendiri dan mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian,”ujarnya saat konperensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Jumat 8 Mei 2026 siang. Ia menegaskan pihaknya akan mengejar siapapun pelaku yang terlibat dalam aktivitas scammer trading tersebut. “Hari ini kami belum mendeteksi keterlibatan WNI, tapi kami terus mendalami dan kejar terus siapapun pelaku yang terlibat dalam kejahatan ini baik WNA maupun WNI,”ujarnya. Wahyu juga menekankan soal keberadaan dua unit mobil Toyota Alphard yang diduga terkait dengan aktivitas scammer trading di apartemen baloi view. “Dua mobil Alphard itu sudah menjadi pantauan kami, dan saat ini sedang dalam proses pengembangan,”tegasnya. Selengkapnya baca di swarakepri.com #batam #scamtrading #imigrasibatam ♬ suara asli – SwaraKepriTV

“Terkait pihak-pihak lain, baik itu supplier(logistik), maupun pemberi penginapan tentu kami arahnya akan kesana, akan ditelusuri lebih dalam. Karena kami juga tidak sendiri dan mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian,”ujarnya saat konperensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Jumat 8 Mei 2026 siang.

Ia menegaskan pihaknya akan mengejar siapapun pelaku yang terlibat dalam aktivitas scammer trading tersebut.

“Hari ini kami belum mendeteksi keterlibatan WNI, tapi kami terus mendalami dan kejar terus siapapun pelaku yang terlibat dalam kejahatan ini baik WNA maupun WNI,”ujarnya.

Wahyu juga menekankan soal keberadaan dua unit mobil Toyota Alphard yang diduga terkait dengan aktivitas scammer trading di apartemen baloi view.

“Dua mobil Alphard itu sudah menjadi pantauan kami, dan saat ini sedang dalam proses pengembangan,”tegasnya.

@swarakepritv Imigrasi Dalami Keterlibatan WNI di Kasus Scammer Trading di Apartemen Batam BATAM – Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) terduga pelaku penipuan investasi daring(scam trading) di Apartemen Baloi View, Batam, Kepulauan Riau, Rabu 6 Mei 2026 lalu. Kepala Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Wahyu Eka Putra mengatakan bahwa pemilik penginapan(apartemen) dan suplier logistik akan ditelusuri untuk mengungkap kasus scammer trading tersebut. “Terkait pihak-oihak lain, baik itu supplier(logistik), maupun pemberi penginapan tentu kami arahnya akan kesana, akan ditelusuri lebih dalam. Karena kami juga tidak sendiri dan mendapatkan dukungan penuh dari Kepolisian,”ujarnya saat konperensi pers di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Jumat 8 Mei 2026 siang. Ia menegaskan pihaknya akan mengejar siapapun pelaku yang terlibat dalam aktivitas scammer trading tersebut. “Hari ini kami belum mendeteksi keterlibatan WNI, tapi kami terus mendalami dan kejar terus siapapun pelaku yang terlibat dalam kejahatan ini baik WNA maupun WNI,”ujarnya, Wahyu juga menekankan soal keberadaan dua unit mobil Toyota Alphard yang diduga terkait dengan aktivitas scammer trading di apartemen baloi view. “Dua mobil Alphard itu sudah menjadi pantauan kami, dan saat ini sedang dalam proses pengembangan,”tegasnya. #imigrasi #scammer ♬ suara asli – SwaraKepriTV

Dugaan Keterlibatan Sponsor TKA dan Money Changer di Kasus Scam Trading 

Selain pemilik apartemen dan mobil Alphard, dugaan keterlibatan Warga Negera Indonesia(WNI) dalam kasus Scam Trading ini juga mengarah kepada sponsor(penjamin) Warga Nagera Asing(WNA) dan salah satu perusahaan Money Changer yang berada di Kawasan Nagoya Kecamatan Lubuk Baja Batam.

Untuk diketahui sponsor atau penjamin WNA bertanggung jawab secara hukum atas keberadaan, kegiatan dan biaya pemulangan WNA selama tinggal di Indonesia.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di…

4 jam ago

Menguak Sponsor Pembawa 210 WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (1)

BATAM - Kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diungkap oleh Direktorat Jenderal(Ditjen)…

4 jam ago

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan…

5 jam ago

Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…

7 jam ago

Efba Kosmetindo Dorong Standar Baru Brand Skincare

Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…

10 jam ago

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…

12 jam ago

This website uses cookies.