RIAU – swarakepri.com : Anggota Badan Pengawas Pemilu(Bawaslu) Riau, Rusidi Rusdan menegaskan bahwa Bawaslu Riau tidak akan terlibat untuk mengawasi Pemilihan Gubernur(Pilgub) Riau putara kedua pada bulan oktober mendatang karena tidak adanya kejelasan mengenai dana pengawasan Pilkada di APBD Perubahan Provinsi Riau tahun 2013.
“Kami(Bawaslu Riau,red) terpaksa mengambil keputusan untuk tidak mengawasi Pilgub Riau karena tidak ada pendanaan,” tegas Rusidi kepada swarakepri, Jumat(20/9/2013) di Pekanbaru.
Rusidi mengungkapkan Bawaslu Riau sudah pernah mengajukan anggaran Pilgub Riau sebesar Rp 79 Miliyar, namun usulan tersebut hanya disetujui Pemerintah Provinsi Riau sebesar Rp 10 Miliyar. Akibatnya seluruh petugas Panwaslu dan Pengawas Pemilu Lapangan(PPL) yang sudah bekerja sejak bulan Maret lalu belum menerima honor.
Dikatakannya bahwa anggaran Rp 10 Miliyar hanya cukup membayar 4.500 orang PPL di seluruh Riau untuk bulan Maret dan April saja. “Sangat menyedihkan, masih banyak PPL kita yang belum terima honor. Karena dari anggaran Rp 10 Miliyar tersebut yang dicairkan baru Rp 5 miliar saja, sisanya belum cair hingga sekarang,” bebernya.
Sementara itu salah seorag Anggota Panwaslu dari Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kapar yang bersedia namanya dipublikasikan mengaku telah berkomitmen untuk tidak ikut mengawasi Pilgub Riau jika tidak ada pendanaan. Ia menganggap pengawasan pemilu bukanlah tugas yang gampang.
Menurutnya pelaksanaan Pemili tanpa ada pengawasan akan berakibat adanya ketimpangan dan amburadul. Karena para peserta Pilkada akan bertindak seenaknya dan bebas mengatur Pemilu. “Kami sudah komit, kalau tidak ada gaji kami tidak akan bekerja. Saya yakin Pemilu tidak akan berjalan stabil tanpa pengawasan,” jelasnya.
Untuk diketahui Pemilihan Gubernur Riau akhirnya sampai kepada putaran kedua. Yang lolos maju dari lima calon pada Pilgub tahap pertama hanya dua calon, yaitu nomor urut 2 Anas Mamun atau AMAN dari partai GOLKAR dan nomor urut 1 HERMAN ABDULLAH (HA) dari partai Gerindra. Pemilu putaran kedua direndanakan akan digelar pada tanggal 30 Oktober 2013 mendatang.(Kelana)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.