BATAM – swarakepri.com : Serikat Pekerja di Batam kembali akan menggelar aksi unjuk rasa dan mogok massal setelah pertemuan perwakilan Serikat Pekerja dengan Wali Kota Batam yang digelar malam ini, Kamis(20/11/2014) berakhir deadlock.
“Kami kaum buruh akan melakukan kegiatan unjuk rasa dan mogok massal untuk merubah nasib,” tegas Ketua Garda Metal SPMI Batam, Suprapto seusai mengikuti pertemuan dengan Wali Kota Batam.
Terkait rencana aksi tersebut, Suprapto mengaku akan melakukan konsolidasi dengan Serikat Buruh lainnya untuk menggelar aksi secepatnya.
“Kita akan lakukan unjuk rasa dan mogok massal secepatnya,” ujarnya lantang.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan buruh untuk merubah nasib harus dilakukan dengan segala resiko meskipun harus bertarung nyawa.
“Segala resiko harus kami lakukan untuk merubah nasib,” pungkasnya.
Sementara itu ratusan buruh yang sempat berkumpul didepan Kantor DPRD Batam akhirnya membubarkan diri dengan tertib pada pukul 19.00 WIB, meskipun pertemuan perwakilan buruh gagal mencapai kesepakatan dengan Wali Kota Batam.
Diberitakan sebelumnya pertemuan 15 orang perwakilan buruh dari berbagai Serikat Pekerja dengan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan deadlock dan tidak menemui titik temu. Permintaan buruh untuk merubah angka rekomendasi UMK Batam 2015 kembali ditolak oleh Wali Kota Batam.
“Sudah final, saya mohon bisa dimengerti karena inilah yang bisa kita lakukan,” tegas Dahlan menanggapi permohonan perwakilan buruh, malam ini, Kamis(20/11/2014) di lantai 2 Kantor Wali Kota Batam. (redaksi)
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…
Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…
Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…
BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…
This website uses cookies.