Amsakar mengucapkan terimakasih kepada Mahasiswa atas saran-saran yang disampaikan selama audiensi. Selain itu, ia juga menyanjung frasa “Mahasiswa” yang disematkan kepada intelek muda ini. Yang ia sebut bahwa diksi “Maha” itu merupakan suatu hal yang spesial.
Karena, kata dia, “Maha” merupakan diksi yang menggambarkan keagungan Sang Pencipta [Allah/TYME] — yang mana kemudian diberikan kepada intelektual muda itu yang derajatnya lebih dari para pelajar lainnya.
”Ini menandakan kemampuan analisis Mahasiswa melebihi para pelajar atau siswa biasa,” ujarnya./Shafix


