DPRD Batam
BATAM Anggota Komisi I DPRD Batam Harmidi Umar Husein mendesak Walikota Batam agar segera mencairkan dana asuransi PT Bumi Asih Jaya (BAJ) milik ribuan PNS dan Tenaga Harian Lepas(THL) yang ada.
“Alangkah tidak baiknya jika persoalan tersebut harus ditanggung oleh walikota Batam penerusnya, karena Partai Gerindra selaku pendukung Rudi akan menanggung malu dengan beban itu, kata Harmidi yang membidangi Hukum dan Pemerintahan ini, Rabu (17/2/2016).
Selama ini ia mengaku banyak mendapat pengaduan dari para PNS dan honorer, agar mendesak walikota segera membayarkan premi asuransi tersebut.
Sebelumnya, pengajuan kasasi Pemko Batam atas pembayaran premi dari PT BAJ senilai Rp118 miliar ditolak oleh Mahkamah Agung. Di tingkat pertama PN Batam memutuskan BAJ harus membayar Rp 80 miliar.
Tidak puas dengan putusan tersebut Pemko Batam kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Pekanbaru, namun putusan banding justru memperkecil kewajiban pembayaran PT BAJ sebesar Rp 70 miliar.
Hingga di tingkat kasasi, Mahkamah Agung juga menolak tuntutan Pemko sehingga PT BAJ hanya wajib membayar sebesar Rp 70 miliar saja.
“Sekarang salinan kasasi MA sudah diterima Pemko Batam. Apalagi yang ditunggu? Apa sampai tahun gajah baru akan dibayar. Kasihan para PNS dan honorer yang sudah lama menanti-nantikannya. Jangan hanya janji-janji manis, pungkasnya.
(red/AMOK)
KAI Logistik, melalui layanan pengiriman yang berfokus pada barang ritel yaitu KALOG Express, berhasil mengakomodasi…
Retail dengan banyak cabang sering mengalami ketidaksesuaian antara stok, transaksi kasir, dan laporan keuangan karena…
Seiring meningkatnya penggunaan AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dan Perplexity, semakin banyak perusahaan mulai…
Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…
Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…
Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…
This website uses cookies.