Categories: NASIONAL

DJBC dan Kastam Diraja Malaysia Awasi Penyelundupan di Selat Malaka

BATAM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama dengan Kastam Diraja Malaysia (JKDM) secara kontiniu bersinergi dalam melakukan pengawasan di Kawasan Selat Malaka. Sebagai salah satu jalur perdagangan tersibuk di dunia, potensi pelanggaran di wilayah tersebut kerap terjadi, sehingga dibutuhkan usaha lebih dalam mencegah kemungkinan terjadinya tindakan penyelundupan di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen BC) Kementerian Keuangan, Heru Pambudi pada saat acara Konferensi Pers Operasi Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Patkor Kastima) di Pelabuhan 99 Batam, Jl. Duyung, Batuampar, Kamis (8/8/2019).

“Untuk mengantisipasi tindakan penyeludupan, DJBC dan JKDM mengambil langkah taktis dan sinergis yaitu melaksanakan Patkor Kastima Ke-25 yang merupakan salah satu bentuk nyata untuk melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) dan salah satu program peningkatan kawasan yang merupakan bagian dari Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai,” ujarnya.

Heru menambahkan, pelaksanaan operasi  kali ini juga merupakan hasil dari evaluasi pelaksanaan Patkor Kastima Ke-24 tahun lalu yang mengasilkan efek positif, tidak hanya dari segi jumlah dan jenis tangkapan, namun juga meningkatkan kerja sama instansi Kepabeanan kedua negara.

“Patkor Kastima ini merupakan bukti eratnya hubungan bilateral dalam bidang Kepabeanan dan Cukai yang telah terbangun sejak 24 Juli 1994. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan penegakan undang-undang Kepabeanan kedua negara dan sebagai upaya preventatif maupun represif dalam rangka memberantas perdagangan ilegal dan penyeludupan barang ilegal di perairan Selat Malaka,” tambahnya.

Ia menjelaskan, Patkor Kastima Ke-25 dibagi dalam dua tahap, yaitu Patkor Kastima 25A dan Patkor Kastima 25B. Dalam Patkor Kastima 25A, DJBC mengerahkan enam unit Kapal Fast Patrol Boat serta empat unit Kapal Speedboat. Sedangkan JDKM mengerahkan lima Kapal Perantas dan lima Kapal penumpas dalam kurun waktu kurang dari tiga minggu ke depan. Sedangkan Patkor Kastima 25B akan dibahas lebih lanjut.

“Sebagai gambaran, pada Patkor Kastima Ke-24 tahun lalu, terdapat dua belas penindakan terhadap berbagai pelanggaran yang telah berhasil digagalkan operasi Patroli Laut Bea dan Cukai yaitu enam penindakan terhadap penyeludupan bahan bangunan, sepeda motor, hingga kayu papan. Pada Patkor Kastima 24A ada enam penindakan terhadap penyeludupan minyak mentah, rokok, minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dan bawang,” jelasnya.

Pelaksanaan Patkor Kastima Ke-25 ini merupakan bukti keseriusan pemerintah baik Indonesia dan Malaysia dalam mengamankan wilayah Selat Malaka dari tindakan penyeludupan yang dapat merugikan dua negara.

“Kedepannya diharapkan kualitas sharing informasi dan semangat dalam pelaksanaan Patkor Kastima dapat berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban khususnys di perairan Selat Malaka, serta menindak setiap kegiatan perdagangan ilegal yang merugikan kedua negara, sehingga tercipta iklim kondusif di Selat Malaka yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran kedua negara,” tutupnya.

 

 

 

 

 

Penulis : Shafix
Editor : Rumbo

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Jakarta, April 2026 – PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah…

3 jam ago

Bea Cukai Batam Beberkan Alasan Penerbitan SPPB 90 Kontainer Limbah Elektronik asal AS

BATAM - Proses penanganan limbah elektronik atau e-waste asal Amerika Serikat yang berada di Pelabuhan…

5 jam ago

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

8 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

11 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

13 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

14 jam ago

This website uses cookies.