Categories: NASIONAL

DPD Belum Efektif, Ini Kata Hasyim Muzadi

JAKARTA – Kyai Hasyim Muzadi mendukung pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang Dewan Perwakilan Daerah(DPD) melalui amandemen kelima UUD 1945 guna mewujudkan lembaga tertinggi MPR yang menggabungkan dua lembaga tinggi DPR dan DPD.

 

“Dalam pikiran saya, di negara-negara maju tidak masalah banyak lembaga tinggi karena tidak ada gejolak civil society. Tapi di negara-negara berkembang, dinamikanya naik turun, bergejolak, sering muncul masalah-masalah berat yang fundamental harus diputuskan lembaga tertinggi,” kata Hasyim, Selasa (16/2/2016) di Jakarta.

 

“Kalau masalah-masalah ringan yang konvensional, silakan. Kalau lembaga tinggi saja kan puter-puter. Misalnya, (undang-undang) diputuskan DPR, diteken Presiden, tapi dianulir MK. Kendalanya, DPD belum efektif. Maka jalan keluarnya adalah amendemen, kata Hasyim.

 

Hasyim menambahkan belakangan ini masyarakat Indonesia mulai menyadari bahwa mereka tidak lagi memiliki MPR. Kebutuhan orang agar Indonesia memiliki garis-garis besar haluan negara membuktikan bahwa masalah-masalah berat yang fundamental itu harus diputuskan lembaga tertinggi sebagai forum bersama DPR dan DPD.

 

Hanya saja, kata Anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu, lembaga tertinggi itu tidak bisa terwujud jika pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang DPD tidak efektif. Agar efektif, maka amendemen kelima merupakan kebutuhan yang mendesak.

 

“Format lembaga tertinggi itu di sini subtansial tapi tidak efektif. Agar substansialnya efektif, maka DPD harus diefektifkan. Ego sektoral politik menyumbat keinginan amendemen. Tapi kita tidak boleh berhenti. Harus terus menerus dicari jalan keluarnya. Mengapa? Karena dari hari ke hari, negara kita merasakan kebutuhan amendemen. Buktinya, PDIP ingin menghidupkan garis-garis besar haluan negara, katanya

 

Sumber : beritasatu.com

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ekosistem EV Semakin Berkembang, BRI Finance Perkuat Solusi Pembiayaan Kendaraan Listrik

Perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap…

35 menit ago

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

Partisipasi perempuan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari…

49 menit ago

KA Cikuray Jadi Kereta Favorit Pengguna Jasa dari Daop 2 Bandung Sedangkan Gambir dan Yogyakarta Masih Menjadi Tujuan Utama Selama Januari – Juni 2026

Tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api selama Semester I Tahun 2026 (Januari–Juni) tercermin dari…

1 jam ago

BRI Finance Permudah Kepemilikan Motor Premium Lewat Pembiayaan Bunga Mulai 0,7%

Di tengah mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, kebutuhan akan kendaraan roda dua tidak lagi semata-mata…

7 jam ago

BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan

Keputusan Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate pada level 5,75% menjadi salah satu faktor yang terus dicermati…

7 jam ago

Deposito Fleksibel untuk Kebutuhan Tidak Pasti, Opsi Saat Dana Mungkin Dibutuhkan Sewaktu-Waktu

Banyak orang ingin menyimpan dana di deposito karena menawarkan bunga yang umumnya lebih tinggi dibanding…

7 jam ago

This website uses cookies.