BATAM – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Budi Mardianto menyoroti keberadaan warnet yang kurang perduli terhadap Perwako nomor 9 tahun 2016 perubahan dari Perwako nomor 3 tahun 2015 tentang usaha Warung Internet.
“Fakta di lapangan masih ada saja warnet yang tidak mengikuti regulasi yang dikeluarkan Wali Kota Batam, terutama jam operasional,” kata Budi kepada SWARAKEPRI.COM di ruangan kerjanya, Jumat (7/7).
Menurut dia, pemerintah perlu memperketat regulasi di bidang jam operasional, dan tentunya pengusaha warnet juga harus mengikuti peraturan yang ada.
“Aturan yang ada sudah bagus namun penerapan di lapangan yang harus dipertegas lagi, karena faktanya di lapangan masih ada saja warnet yang buka di luar jam operasional,” ujarnya.
Dijelaskan dia, pihak kecamatan juga perlu melakukan pengawasan secara rutin terhadap kegiatan yang dilakukan pengguna di warnet-warnet yang ada.
“Yang ada di lapangan itu, kabanyakan pengguna masih remaja, dan pada masa usia mereka ini masih gampang terpengaruh dengan lingkungan,” katanya.
Akibat dari pengaruh lingkungan itu kata Budi, secara tidak langsung bisa merusak pola pikir dan kemungkinan suatu saat melakukan tindakan kriminal.
“Itu yang perlu diperhatikan, minimal mengurangi tindakan kriminal di masyarakat, kondusifitas lingkungan yang paling diutamakan,” tutupnya.
Penulis : Roni Rumahorbo
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Kereta Api (KA) Siliwangi kembali membuktikan perannya sebagai moda transportasi andalan masyarakat di wilayah Cianjur…
Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen…
Metland Cikarang kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Balap Lintasan…
Transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya…
BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…
Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…
This website uses cookies.