LAMPUNG – Nasib malang dialami Marsus Yazid. Selama 35 tahun terakhir kandang kecil di sebuah gubuk di lahan kosong menjadi tempat tinggalnya. Di tempat ini pria berusia 53 tahun itu hidup dipasung oleh keluarganya.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Senin (5/12/2016), Marsus dipasung sejak berumur 18 tahun karena menderita gangguan jiwa. Marsus disebut sering mengamuk sehingga bisa membahayakan orang lain.
Di kandang sempit berukuran 1 x 1,5 meter itu Marsus tak bisa berdiri. Ia diberi makan oleh keluarga dan warga sekitar dari luar kandang. Sementara untuk buang air tak ada yang mengurus.
Kandang tempat Marsus dipasung hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumah tiga saudara kandungnya di Desa Agung Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Tulang Bawang Barat, Lampung.
Selama sakit keluarga hanya membawa Marsus berobat ke dukun atau paranormal. Marsus tidak pernah dibawa ke rumah sakit dengan alasan kemiskinan.
Sumber : Liputan6
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
This website uses cookies.