Erwin Tan menambahkan bahwa kehadiran First Club di Kota Batam sebagai upaya dari beberapa investor lokal untuk menghidupkan kembali usaha hiburan malam di Batam.
Dia juga mengatakan kota Batam yang dikenal sebagai kota Industri dan kota yang penuh dengan kesibukan. Perlu adanya tempat yang nyaman untuk menenangkan diri dari segala bentuk pekerjaan.
“Dan untuk First Club sendiri memiliki sistem keamanan yang super ketat dan pengunjung atau tamu yang datang pun tidak sembarangan,” katanya.
Untuk tamu yang paling diutamakan dalam club tersebut yakni tamu yang memiliki member khusus. Jadi tidak semua orang bisa menikmati hiburan di First Club. Ini lebih kepada kelas menengah ke atas./RD/r
Page: 1 2
BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…
BATAM - Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe Batam telah menerbitkan Surat Persetujuan Pengeluaran…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Jakarta, April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk…
Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…
This website uses cookies.
View Comments