Categories: POLITIK

Gagasan Kuat Isdianto-Suryani untuk Pembangunan Kepri Selama Debat

BATAM – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur 02 Isdianto-Suryani (INSANI) memiliki gagasan-gagasan yang cukup kuat dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.

Gagasan tersebut dituangkan dalam rencana pembangunan pemerintahan yang transparan melalui pemanfaatan teknologi digital, pembangunan ekonomi dari sektor maritim serta pengembalian Ketua Dewan Kawasan Badan Pengusahaan (BP) kepada Gubernur Kepri.

“Di era digital ini kita harus mengoptimalkan pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan komunikasi agar mudah diakses oleh masyarakat,” ucap Isdianto dalam Debat Cagub-Cawagub Kepri di Radisson Hotel, Batam Center, Jumat (20/11/2020) malam.

Kepri Quick merupakan portal pengaduan bagi warga masyarakat Kepulauan Riau. sementara Kepri Smart akan dikembangkan sebagai destinasi digital Provinsi Kepri.

“Pemanfaatan teknologi ini juga meberi kepastian pelayanan pemerintahan yang transparan. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan di Kepri,” tutur dia.

Dengan adanya Kepri Smart, lanjut Isdianto, masyarakat dapat mendapat kepastian saat melakukan pengurusan perizinan. “Karena dapat dipantau melalui sistem digital,” tegas dia.

Dalam peningkatan ekonomi sektor Maritim, Isdianto menekankan pentingnya penyediaan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan sarana dan fasilitas pendidikan yang memadai di Kepri.

“Harus diperbanyak sekolah kejuruan di bidang Kemaritiman karena lebih dari 90% wilayah Kepri adalah laut,” ungkapnya.

Dengan demikian maka akses pendidikan masyarakat di Kepri harus memiliki jaminan agar SDM di Kepri memenuhi kebutuhan pembangunan tersebut.

“Sekolah gratis tingkat sma dan beasiswa perguruan tinggi bagi anak-anak di Kepri adalah wujud dari upaya membangun SDM di Kepri,” tutur Isdianto.

Pemerintah provinsi harus memberikan pendidikan gratis tingkat SMA serta beasiswa perguruan tinggi di sektor Maritim.

“Mereka (anak-anak yang mendapat beasiswa pendidikan tinggi) nanti yang disiapkan untuk membangun Kepri dari sektor Kemaritiman,” tukasnya.

Usai acara debat, Isdianto juga menyampaikan tentang percepatan pembangunan ekonomi melalui kebijakan pasar bebas. Isdianto berharap Ketua Dewan Kawasan Badan Pengusahaan dapat dipegang oleh Gubernur.

“Sekarang DK dipegang oleh Menko Perekonomian, seharusnya Dewan Kawasan dikembalikan ke Gubernur Kepri agar segala keputusan dapat berjalan cepat dan hal tersebut dapat membuat perkembangan pembangunan kawasan FTZ di Kepri merata,” ujar Isdianto kepada awak media usai debat.

Ketika DK dipegang oleh Gubernur maka koordinasi pembangunan ekonomi di Kepri dapat dikoordinasikan kepada seluruh kepala daerah tingkat Kabupaten dan Kota di Kperi.

“Ini yang saya rasa jadi alasan penting kenapa Ketua DK harus dipegang Gubernur,”tutup Isdianto.

Sholihul Abidin - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

14 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

19 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

20 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

21 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

21 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

21 jam ago

This website uses cookies.