BATAM-Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisikia (BMKG) Hang Nadim Batam memperkirakan gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter akan terjadi di wilayah laut Natuna Utara dan Anambas beberapa hari ke depan atau sejak 22-24 November.
Terjadinya Gelombang tinggi tersebut dipicu oleh pergerakan angin yang cukup tinggi di Laut Natuna Utara. Kondisi seperti ini kemungkinan akan sering terjadi terutama dalam memasuki bulan Desember-Januari.
“Biasanya pada bulan Desember-Januari akan memasuki musim angin utara yang terkenal dengan dampak gelombang tinggi di lautan tersebut,” jelas Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Metereologi Hang Nadim Batam, Sutarman, Sabtu (23/11/2019).
BMKG mengimbau supaya nelayan dan segala aktivitas laut lainnya berhati-hati dengan adanya gelombang tinggi ini.
Sementara itu, Suratman menambahkan untuk gelombang di sekitar perairan Batam, Bintan, Karimun dan Dabo masih kondusif.
“Masih kondusif, tinggi gelombang diperkirakan maksimal 1,5 meter,” pungkasnya.
(Tas)
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
This website uses cookies.