BATAM – Hasil otopsi almarhum Siprianus Apiatus, warga binaan Rutan Kelas II A Batam yang meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah pada Sabtu (10/4/2021) lalu belum diterima pihak keluarga.
Hal ini diungkapkan salah satu pengacara keluarga almarhum Siprianus dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Batam Raya, Tony Siahaan, Minggu(25/4/2021).
“Kami dari PERADI Batam Raya sudah menyurati Kapolsek Sagulung pada hari Kamis lalu untuk menanyakan salinan hasil otopsinya. Kebetulan waktu itu Kapolseknya tidak bisa dijumpai karena ada pengawalan kedatangan Menteri yang sedang ke Batam,” ujarnya.
Ia mengungkapakan bahwa surat tersebut belum dibalas oleh Kapolsek Sagulung.
“Surat kami belum dibalas. Kami akan kembali melakukan konfirmasi terkait hasil otopsinya. Sesuai dengan prosedur pro yustitia, penyidik yang berhak menerima hasil otopsi dari forensik, kemudian pihak korban meminta salinan hasil otopsinya,”jelasnya.
Diketahui, sebanyak sembilan pengacara dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Batam Raya mendampingi kasus kematian warga binaan bernama Siprianus Apiatus bin Philippus (27) pada Sabtu(10/4/2021) lalu.
Ketua Peradi Batam Raya, Radius mengatakan, pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional.
“Kami akan profesional menangani kasus ini, karena kasus ini sangat mengejutkan, bukan hanya untuk keluarga korban tapi juga kami,”ujarnya kepada awak media di Kantor Peradi Batam Raya, Kamis(15/4/2021) pagi.
Pengacara keluarga Siprianus mendatangi Polsek Sagulung untuk mempertanyakan hasil otopsi pada Jumat(16/4/2021). Kedatangan pengacara tersebut disambut Kapolsek Sagulung AKP Yusriadi Yusuf.
Selanjutnya pada hari yang sama, pengacara juga menemui Kepala Rutan Kelas II A Batam Yan Patmos Purba./EDW
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.