Ilustrasi Demo Tolak TKA Ilegal
BATAM – swarakepri.com : Keberadaan Hotel kelas Melati di wilayah Batu Aji dan Tanjung Uncang Batam diduga dimanfaatkan oleh pengelola Hotel untuk menampung Tenaga Kerja Asing(TKA) tanpa izin yang bekerja di industri galangan kapal.
Hasil investigasi dilapangan, beberepa hotel Melati yang diketahui menampung TKA yang diduga ilegal tersebut diantaranya Hotel L, Hotel SI, Hotel DV, Hotel BL, Hotel HL, Hotel JC, Hotel PM dan beberapa hotel melati lainnya.
Ironisnya, selain menampung TKA Ilegal tersebut, hotel-hotel melati ini juga diduga belum memiliki izin dari instansi terkait.
Salah satu manager hotel di kawasan Batu Aji ketika dikonfirmasi mengaku bahwa mayoritas tamu warga negara asing yang menginap adalah Tenaga Kerja Asing(TKA) yang bekerja di industri galangan kapal.
“Kebanyakan tamu asing adalah yang bekerja,” ujarnya, Senin(16/11/2015) lewat sambungan telepon.
Ia juga mengatakan bahwa pihak perusahaan yang datang ke Hotel untuk memesan kamar bagi TKA yang ada.
Ketika disinggung soal aturan yang diterapkan terhadap orang asing yang menginap atas pesanan perusahaan, pihak hotel menurutnya tidak meminta dokumen si TKAnya.
Namun jika orang asing yang menginap dengan memesan kamar sendiri, pihak Hotel meminta paspor asli.
“Biasanya sih paspor tamunya kita minta,”ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa tamu orang asing yang menginap di Hotel tempatnya bekerja rata-rata hanya 1-2 hari.
“Untuk saat ini, tamu yang long stay tidak ada pak,” pungkasnya. (red/tim)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.