Categories: DUNIA

Huawei Sebut Tudingan CIA tidak Berdasar

CIA Tuding Huewei adalah Perusahaan Mata-mata China

BATAM – swarakepri.com : Tudingan Michael Hayden, salah seorang pejabat CIA yang menyebutkan Huawei adalah perusahaan yang sengaja menjadi kaki tangan pemerintah China untuk melakukan aksi spionase terhadap negara-negara barat dibantah keras oleh pihak Huawei.

“Tidak berdasar, fitnah dan menyedihkan. Apa yang menjadikan dasar bagi dia (Hayden) untuk menuduh kami punya ikatan dengan pemerintah China bahkan sebagai mata-mata mereka?” sanggah pihak Huawei seperti dikutip dari Bloomberg (19/07/2013).

Selain Huawei, ZTE yang juga merupakan perusahaan mobile asal China tidak luput dari tudingan sebagai kaki tangan pemerintah mereka untuk mencuri informasi dan mengirimkannya ke pihak Beijing.

Sebelumnya Mantan direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) Michael Hayden mengatakan bahwa ada pihak yang menjadi ‘mata’ bagi Beijing, China. Pihak yang dimaksud adalah Huawei, salah satu vendor mobile terbesar di China saat ini.

Hayden mengatakan bahwa Huawei sengaja menjadi kaki tangan pemerintah untuk melakukan aksi spionase terhadap negara-negara barat. Bahkan, secara tidak tanggung-tanggung, Heyden mengatakan bahwa apa yang dikatakannya tersebut benar dan bukan mengada-ada. “Mereka (Huawei) adalah mata-mata Beijing untuk negara barat, khususnya Amerika Serikat dan Australia,” ungkap Hayden.

Secara tegas, hayden juga mengatakan bahwa hal yang dia ungkapkan bukan prasangka buta saja melainkan diambil dari pengalaman empat dekade sebagai petugas intelijen baik di NSA atau juga CIA.

“Kesimpulan saya, sangat tidak bisa diterima jika Huawei menciptakan tulang punggung jaringan telekomunikasi domestik di Amerika Serikat, titik. Dan jujur, di sini saya pikir pemerintah punya peran untuk menjamin kita untuk tidak membuat keputusan dengan mempertaruhkan dasar-dasar keamanan nasional kita,” jelasnya.(merdeka)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Uji Resistance Baru, Simak Analisis Dupoin Futures

Harga emas diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari Selasa, (21/7). Meski…

32 menit ago

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing SDM, PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi

PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara terus mempercepat transformasi sumber daya manusia melalui program sertifikasi…

5 jam ago

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

19 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

19 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

20 jam ago

Hadapi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pemilik MC Homestay Tunjuk Tiga Pengacara

BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…

21 jam ago

This website uses cookies.