Categories: POLITIK

Humas BP Batam Serap Aspirasi Warga

BATAM – Badan Pengusahaan(BP) Batam melalui Direktur Promosi dan Humas BP Batam menyerap aspirasi dari puluhan warga yang melakukan aksi damai hari ini, Senin(8/8/2016) siang di Gedung Marketing Center.

 

Pertemuan tersebut dilakukan setelah puluhan massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Peduli Batam (GMPB) tersebut melakukan orasi di depan kantor BP Batam.

 

Hadir dalam pertemuan tersebut, diantaranya perwakilan warga sebanyak 7 orang, Direktur Promosi dan Humas BP Batam Purnomo Andiantono beserta staf dan Kapolsek Batam Kota Kompol Arwin.

 

Salah seorang perwakilan warga, Ridwan Saragih mengeluhkan tingginya biaya kavling dan bayar UWTO. Dia meminta BP Batam mengambil sikap yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

“Kami sangat mengeluhkan biaya kavling yang sangat tinggi, belum lagi bayar UWTO. Kami juga meminta perbaikan kualitas pelayanan publik di BP Batam dan solusi yang tepat,” ujarnya.

 

Ridwan juga meminta agar oknum pejabat bagian lahan di BP Batam segera diganti. Menurutnya, selama ini masyarakat cenderung di adu domba dengan pengusaha terkait permasalahan lahan.

 

“Selama ini sering terjadi bentrok antara pengusaha dan masyarakat, kami mau Batam maju, bukan semakin terpuruk,” jelasnya.

 

Direktur Humas da Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono  menyatakan akan menampung aspirasi tersebut untuk selanjutnya disampaikan ke atasan yang membidangi permasalahan tersebut.

“Kami siap menampung aspirasi yang Bapak-bapak sampaikan,” ujar Andi.

 

 

Dia juga berjanji akan mengusahakan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

 

“Kita usahakan lebih transparan, supaya permasalahan yang selama terjadi ini tidak berlarut-larut,” jelasnya.

 

Andi menegaskan, saat ini BP Batam sedang berbenah dan melakukan pergerakan ke arah yang lebih baik.

 

“Merombak pejabat, membereskan lahan-lahan tidur dan akan membuat sistem alokasi yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya.

 

Setelah melakukan pertemuan dengan Humas BP Batam, puluhan massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

 

 

(RED/RON)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

10 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

15 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

16 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

17 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

17 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

17 jam ago

This website uses cookies.