Tanda "dijual" dipasang di luar sebuah rumah di Northbrook, Illinois, 21 September 2022. Dana Moneter Internasional memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk 2023 menjadi 2.7%
VOA – Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) mengumumkan kabar buruk bagi perekonomian global pekan ini. IMF memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan global menjadi 2,7% untuk 2023.
Badan itu memperingatkan bahwa beberapa negara akan gagal membayar utang, serta meramalkan resesi dan pasar yang suram.
“Situasinya sulit, tapi kita bisa menghadapi tantangan ini,” kata Kristalina Georgieva, direktur pelaksana IMF, kepada para hadirin dalam pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia selama sepekan di Washington.
“Bagi banyak orang, 2023 akan terasa seperti resesi,” cuit kepala ekonom IMF Pierre Olivier Gourinchas pada Selasa (11/10) ketika ia menguraikan perkiraan ekonomi global yang suram.
Presiden Bank Dunia David Malpass, Kristalina Georgieva dari IMF dan banyak ekonom terkemuka lain mencatat beberapa faktor yang menyebabkan perlambatan ekonomi global.
Perang di Ukraina, pandemi, inflasi, ekonomi China yang melambat, perubahan iklim dan penguatan nilai tukar dolar AS, kata mereka, telah memicu risiko resesi yang masih bisa memburuk, kata laporan The Financial Times./VOA
Menjelang pertengahan tahun, banyak keluarga mulai menantikan musim liburan sekolah. Momen ini sering dimanfaatkan untuk…
Tren penggunaan sepeda motor premium di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan…
Mobilitas masyarakat yang semakin tinggi mendorong kebutuhan akan kendaraan pribadi yang nyaman dan mampu menunjang…
Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…
PT Railink terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan…
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, PT Sri Pamela Medika Nusantara, salah satu entitas dari…
This website uses cookies.