BATAM – swarakapri.com : Petugas Imigrasi Kelas I Khusus Batam bekerjasama dengan Ditpam Badan Pengusahaan(BP) Batam berhasil mengamankan empat orang imigran gelap asal Afgahanistan saat tiba di Bandara Hang Nadim Batam menggunakan pesawat Lion Air dari Jakarta, Senin(28/4/2014) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kepala Seksi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Oki Derajat mengatakan ke-empat Imigran Gelap asal Afghanistan yakni Abdullah(31), Habibullah(29), Chaman Ali(26) dan Abdul Salam(24) saat ini diamankan di Kantor Imigrasi Batam untuk dilakukan penyeledikan lebih lanjut.
Menurut Oky saat diamankan di Bandara Hang Nadim Batam, keempat orang imigran gelap tersebut tidak memiliki dokumen keimigrasian.
“Saat diamankan mereka tidak bisa menunjukkan paspor,” tegasnya.
Saat ini kata Oky, keempat imigran gelap tersebut masih menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Batam.
Sebelumnya Kabag Umum dan Keuangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan bahwa pihak Imigrasi Batam telah mengamankan warga Afghanistan di Bandara Hang Nadim Batam karena tidak memiliki dokumen yang sah dan diduga sengaja diselundupkan oleh sindikat penjualan orang lintas negara.
Setelah diamankan, keempatnya langsung digiring di Kantor Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan. (redaksi)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.