Categories: HUKRIM

Ini Kata PT DMI soal Penyerangan di Kodja Bahari

Kapolresta Barelang : Kita Masih Lidik 

BATAM – swarakepri.com : Kuasa Hukum PT Diamond Marine Indah(DMI), Nasib Siahaan SH menegaskan bahwa peristiwa penyerangan oleh sekelompok orang di area PT Dok Kodja Bahari(DKB) Batam adalah tindakan kriminal.

“Kami tidak tahu peristiwa itu, silahkan Kepolisian mengusut tuntas pelaku dan dalang dibalik penyerangan tersebut,” ujar Nasib kepada swarakepri.com, sore tadi, Senin(1/6/2015) di Nagoya Batam.

Nasib mengatakan pengungkapan kasus penyerangan tersebut sangat diperlukan agar hukum tegak jadi panglima.

“Siapa yang melakukan dan siapa yang menyuruh harus diusut tuntas,” tegasnya.

Nasib juga mempertanyakan aktivitas pemotongan kapal MV Eagle Prestige di Kodja Bahari yang dilakukan oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai pemilik.

“Kalaupun ada izin itu hanya olah gerak bukan izin pemotongan kapal,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan polisi(LP) dari pihak PT Dok Kodja Bahari terkait adanya aksi penyerangan oleh sekelompok orang hari Jumat lalu(29/5/2015) yang menyebabkan 2 sekuriti mengalami luka-luka.

“Saat ini kita masih lidik, tunggu saja,” ujar Asep singkat melalui sambungan telepon, sore ini, Senin(1/6/2015).

Diberitakan sebelumnya puluhan Orang Tidak di Kenal(OTK) melakukan penyerangan terhadap petugas sekuriti yang bertugas di lokasi shipyard PT Dok Kodja Bahari(DKB) Kabil Batam, Jumat siang(29/5/2015) pukul 11.15 WIB.

Penyerangan sekelompok orang tersebut diduga kuat terkait sengketa kapal MV Eagle Prestige yang sedang sandar dan dipotong-potong secara illegal menjadi besi tua di lokasi shipyard perusahaan milik BUMN tersebut.

Warko, karyawan PT Dok Kodja Bahari ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penyerangan oleh sekelompok orang terhadap petugas keamanan yang sedang berjaga dipintu masuk lokasi PT DKB.

“Benar mas, ada sekelompok orang menyerang petugas sekuriti kami yang berjaga di pintu masuk,” ujarnya kepada swarakepri.com, Sabtu(30/5/2015). (red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

8 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

12 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

14 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

14 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

14 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

15 jam ago

This website uses cookies.