Categories: HUKRIM

Bawa Sajam, Puluhan OTK Serang Kodja Bahari

Diduga Terkait Sengketa Kapal MV Eagle Prestige

BATAM – swarakepri.com : Puluhan Orang Tidak di Kenal(OTK) melakukan penyerangan terhadap petugas sekuriti yang bertugas di lokasi shipyard PT Dok Kodja Bahari(DKB) Kabil Batam, Jumat siang(29/5/2015) pukul 11.15 WIB.

Penyerangan sekelompok orang tersebut diduga kuat terkait sengketa kapal MV Eagle Prestige yang sedang sandar dan dipotong-potong secara illegal menjadi besi tua di lokasi shipyard perusahaan milik BUMN tersebut.

Warko, karyawan PT Dok Kodja Bahari ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penyerangan oleh sekelompok orang terhadap petugas keamanan yang sedang berjaga dipintu masuk lokasi PT DKB.

“Benar mas, ada sekelompok orang menyerang petugas sekuriti kami yang berjaga di pintu masuk,” ujarnya kepada swarakepri.com, Sabtu(30/5/2015).

Ia mengatakan penyerangan tersebut bermula saat sekelompok orang memaksa masuk ke lokasi Kodja Bahari menggunakan mobil jenis Hartop dan Kijang Innova serta sepeda motor.

Pihak sekuriti yang mencoba menanyakan maksud dan tujuan massa yang diperkirakan berjumlah 40 orang tersebut dijawab dengan serangan mendadak oleh massa yang melengkapi diri dengan senjata tajam.

“Saat ditanya sekuriti, mereka langsung menyerang dan memukul. Dua orang sekuriti bernama Bn dan Zl mengalami luka akibat kena pukul. Pos sekuriti juga dirusak massa,” terangnya.

Mendapat serangan dari OTK tersebut, pihak Kodja Bahari kata Warko langsung melapor ke Polsek Nongsa yang kemudian diteruskan ke Polresta Barelang.

“Kita langsung lapor ke Polsek Nongsa dan Polresta Barelang,” pungkasnya.

Amiluddin, Ketua RW 04 Kampung Jabi, Nongsa mengaku tidak mengetahui persis peristiwa penyerangan tersebut karena terjadi sangat cepat. “Kejadinnya begitu cepat, saya juga tidak tau seperti apa kejadiannya, karena pada saat itu habis pulang sholat jumat,” ujarnya.

Hingga berita ini diunggah pihak Kepolisian Polresta Barelang belum berhasil dikonfirmasi terkait penanganan kasus penyerangan OTK ke lokasi PT Dok Kodja Bahari tersebut.

Seperti diketahui aktifitas pemotongan kapal MV Eagle Prestige eks Engedi di area shipyard PT Dok Kodja Bahari tidak mengantongi izin dari pihak Syahbandar Kantor Pelabuhan (Kanpel) Batam.

Selain tidak memiliki izin pemotongan kapal, pihak perusahaan yang mengaku sebagai pemilik kapal tersebut juga tidak memiliki izin sandar di area shipyard PT Kodja Bahari karena kontrak telah berakhir sejak bulan Januari 2015 lalu.

Kapal MV Eagle Prestige eks Engedi ini juga telah dilaporkan PT Diamond Marine Indah(DMI) ke Mabes Polri atas kasus pencurian.

Disisi lain, ratusan ton besi tua kapal MV Eagle Prestige yang dipotong-potong secara illegal di area shipyard PT Dok Kodja Bahari Nongsa siap diekspor ke luar Batam.

Besi tua yang diperkirakan bernilai puluhan miliar tersebut saat ini dalam proses pemuatan ke tongkang di kawasan bersama PT Batam Mitra Sejahtera (BMS) Shipyard dan PT KSD Tanjunguncang. (red/rudi)

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Mengenal Peluang Menabung Saham AS bagi Investor Indonesia

Minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi pada saham perusahaan global, khususnya saham di pasar Amerika Serikat,…

9 jam ago

Pendiri BioMom Swiluva Ma Jajaki Kolaborasi dengan Kemendukbangga untuk Cegah Stunting

Audiensi Pendiri BioMom Swiluva Ma dengan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga membuka peluang kerja…

9 jam ago

Bohopanna Hadir Bersama Seribu Paras, Luncurkan Koleksi Pertama Karya Anak dengan Down Syndrome

Bohopanna, local fashion brand anak di bawah naungan Hypefast, resmi meluncurkan koleksi kolaborasi bersama Seribu Paras melalui acara…

9 jam ago

Hadapi Kasus Penganiayaan dan Pengeroyokan, Pemilik MC Homestay Tunjuk Tiga Pengacara

BATAM - Pemilik Mini & Coco Homestay, Marlina menunjuk tiga pengacara untuk menghadapi kasus dugaan…

10 jam ago

Mesin Digital CS di BRI BO Veteran Permudah Layanan Nasabah, Lebih Cepat, Mudah, dan Praktis

BRI terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu…

17 jam ago

Disiplin Risk-Reward Ratio: Kunci Menjaga Pertumbuhan Modal Jangka Panjang

Banyak orang yang baru terjun ke dalam dunia transaksi finansial beranggapan bahwa kunci utama untuk…

18 jam ago

This website uses cookies.