Categories: POLITIK

Instruksi Wali Kota Batam Diabaikan, Masyarakat akan Segel Lokasi Reklamasi

BATAM – Instruksi Wali Kota Batam terkait penghentian sementara kegiatan reklamasi tidak dihiraukan oleh beberapa pengembang yang ada. Beberapa lokasi reklamasi di Batam Center masih tetap berjalan pada malam hari.

 

Kondisi ini menimbulkan reaksi dari elemen masyarakat yang ada, salah satunya LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah (BPKPPD) Kepri.

 

Ketua LSM BPKPPD Kepri, Edy Susilo mengaku akan menggelar aksi damai pada hari Kamis tanggal 16 Juni 2016 mendatang di kantor Pemko Batam dan di 2 lokasi reklamasi di wilayah batam center.

 

“Kami melihat ada indikasi pelanggaran Perpres No 22 tahun 2012 dan Instruksi Wali Kota Batam terkait penghentian reklamasi,” jelasnya, Senin(13/6/2016) malam.

 

Edy juga mengaku tidak puas dengan gerakan Tim 9 Pemko Batam untuk menghentikan kegiatan reklamasi yang ada.

 

“Sebanyak 50 orang akan kami turunkan dalam aksi damai nanti. Kami akan segel lokasi reklamasi yang masih beraktifitas,”jelasnya.

 

 

Sebelumnya, Edy meminta Pemko Batam segera menyikapi dengan tegas, bagi pihak-pihak yang membekingi kegiatan reklamasi yang ada.

 

“Kami meminta Tim 9 tidak main-main dalam menyelesaikan permasalahan reklamasi Batam,” ujar Edi kepada AMOK Group, Senin(6/6/2016) siang.

 

Dia mengatakan akibat kegiatan reklamasi di Batam, ratusan atau ribuan mangrove telah dirusak. Padahal dalam Perwako ditegaskan bahwa kegiatan reklamasi tidak boleh merusak lingkungan yang ada.

 

“Reklamasi diatas 25 Hektar harus mendapatkan izin dari Kementerian dan disetujui oleh DPR RI,”tegasnya.

 

 

(red/tim)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

4 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

7 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

8 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

8 jam ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

9 jam ago

This website uses cookies.