Categories: BATAMHUKUM

Jadi Terdakwa Kasus Kepabeanan dan Cukai, Begini Keterangan Nahkoda Kapal SB Bintang East

BATAM – Terdakwa kasus tindak pidana kepabeanan, Ismail Harum yang merupakan seorang nahkoda kapal SB Bintang East yang ditangkap petugas Bea Cukai Batam pada bulan Oktober 2021 lalu karena diduga membawa barang ilegal sebanyak 793 batang hasil tembakau berbagai jenis dan merek, minuman mengandung etil alkohol dan ballpress (Pakaian bekas) dari Jembatan 4 Barelang (Pulau Petong) menuju Pelalawan, Provinsi Riau menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Batam, Selasa (15/3/2022)

Sidang kali ini beragendakan mendengarkan keterangan terdakwa yang digelar di ruang sidang Wirjono Profjodikoro secara virtual yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Mashuri Effendie dan didampingi Hakim Ferdinaldo dan Hakim Edi Sameaputty.

Dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam, Zulna Yosepha menanyakan sejumlah pertanyaan kepada terdakwa Ismail Harum mulai dari kronologis penangkapan, asal-usul kapal hingga jenis-jenis barang apa saja yang di bawa oleh terdakwa pada saat penangkapan terjadi.

“Kapal apa itu? Kapal SB Bintang East ya? Itu kapal di bawa dari mana?,” tanya Zulna kepada terdakwa.

Ismail Harum pun kemudian menjawab “Iya kapal SB Bintang East buk, dibawa dari Jembatan 4 Barelang menuju Pelalawan Riau buk,” ungkap Ismail.

Zulna kemudian melanjutkan pertanyaan “Itu kapal muatan sendiri bukan?,” tanyanya.

Ismail Harum menjawab bahwa muatan kapal itu bukanlah milik dirinya pribadi “Bukan buk,” bebernya.

Lanjut tanya Zulna, “Itu barang yang di bawa apa?,” tanyanya lagi.

Page: 1 2 3 4 5

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

5 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

6 jam ago

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

6 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

10 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

10 jam ago

PKK BRI Region 6 Gelar Kebaktian Bulanan Bertema Kuasa Tuhan Bekerja

Persekutuan Karyawan Kristiani (PKK) BRI Region 6 menggelar Kebaktian Bulanan yang berlangsung khidmat di JackOne…

13 jam ago

This website uses cookies.