Menurut Erdi, dari sisi kemaritiman, ada beberapa pertanyaan terhadap pekerjaan perbaikan kapal MT Federal II tersebut.
“Pertama, seharusnya sisa minyak ataupun muatan yang ada di tanki seharusnya sudah bersih (cleaning) sebelum kapal naik diatas tanah. Menurut saya ini tipe kapal FPSO yg masuk dalam kategori kapal penyimpanan minyak,”jelasnya.
Kata dia, pekerjaan docking kapal pasti melukan hot work (pengelasan). “Panasnya tanki dari hasil pengelasan kita duga menjadi penyebab ledakan yg dahsyat,”ucapnya.
Erdi minilai ada kejanggalan atas insiden kebakaran kapal tanker MT Federal II tersebut. Menurut dia masih ada sisa minyak di dalam tanki makanya terjadi ledakan.
“Ini menurut pengalaman saya selama menjadi perwira diatas kapal tanker. Seharusnya pihak HSE dari galangan kapal dan juga pimpinan ASL harus bertanggung jawab,”tegasnya lagi./RD



Pingback: Jaksa Jebloskan 2 Tersangka Kasus Ledakan Kapal MT Federal II Jilid 1 ke Penjara – SWARAKEPRI.COM
Pingback: Dua Terdakwa Kasus Kebakaran Kapal MT Federal II Jilid 1 Mulai Disidangkan di PN Batam – SWARAKEPRI.COM
Pingback: Polisi Tetapkan 7 Tersangka Kasus Ledakan Kapal MT Federal II Jilid 2 di ASL Shipyard Batam – SWARAKEPRI.COM