Categories: NASIONAL

Jangan Ditiru! Skull Breaker Challenge Bisa Berakibat Fatal

JAKARTA-Tantangan Tik Tok Skull Breaker Challenge viral di media sosial beberapa waktu terakhir. Tantangan ini mengundang sejumlah bahaya bagi orang yang mencobanya. Risiko Skull Breaker Challenge yang mengintai tersebut dapat berupa cedera ringan, cacat, hingga kematian.

Skull Breaker Challenge atau tantangan memecah tengkorak ini juga dikenal dengan nama Tripping Jump alias tersandung saat melompat. Tantangan ini dilakukan dengan cara melibatkan tiga orang yang berdiri berdampingan.

Awalnya, peserta bakal melompat bersamaan. Lalu, pada percobaan berikutnya, peserta paling ujung akan menendang kaki orang yang berada di tengah saat melompat. Alhasil, orang yang berada di tengah bakal jatuh terlentang.

Tujuan tantangan tersebut, membuat orang yang ada di tengah terjengkang dan bagian punggung mengenai lantai. Seolah-olah orang tersebut sedang terkena prank atau bahan guyonan.

Terjatuh setelah melompat dalam kondisi terlentang, dapat menimbulkan bahaya serius. Risiko ini timbul karena saat terjatuh, tubuh berbenturan dengan benda keras seperti tanah, lantai, atau benda lainnya. Berikut sejumlah bahaya tantangan Skull Breaker Challenge.

Patah tulang
Terjatuh berisiko menyebabkan patah sendi, tulang, dan merobek ligamen. Tulang punggung, tulang ekor, dan tengkorak merupakan bagian yang paling berisiko karena saat jatuh terlentang bagian tubuh inilah yang pertama kali berbenturan dengan lantai.

Pendarahan
Selain itu, terjatuh juga dapat menyebabkan pendarahan di luar maupun bagian dalam tubuh. Pendarahan di dalam sering kali tidak disadari, tapi dapat lebih berisiko. Pendarahan di dalam tubuh dapat menyebabkan penggumpalan darah dan mesti ditangani dengan operasi.

Lumpuh
Dalam kondisi yang parah, terjatuh dapat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri. Cedera yang mengenai bagian tertentu dengan cukup fatal dapat mengakibatkan seseorang menjadi lumpuh seperti tidak bisa berjalan atau, hanya bisa berbaring saja saat jatuh mengenai tulang ekor.

Kematian
Skull breaker challenge juga dapat menyebabkan kematian. Jika terjatuh mengenai bagian kepala dan menyebabkan cedera serius, nyawa bisa terancam. Pasalnya, di kepala terdapat otak yang merupakan pusat pengaturan seluruh tubuh. Jika bagian otak terganggu, seluruh bagian tubuh juga dapat terganggu.

“Ada risiko cedera pada tulang tengkorak yang dapat menyebabkan pendarahan otak yang mengancam jiwa,” kata dokter spesialis bedah saraf Srinivas Janga, dikutip dari Gulf Insider.

Diberitakan The Sun, seorang anak laki-laki di Venezuela harus dilarikan ke ICU setelah melakukan Skull Breaker Challenge. Dia mengalami cedera serius. Dua orang di Kanada dan satu orang Amerika Serikat juga mengalami cedera parah.

Sementara itu, Tik Tok menyatakan tidak mengizinkan konten yang berbahaya itu untuk dilakukan.

“Seperti yang kami jelaskan dalam Pedoman Komunitas kami, kami tidak mengizinkan konten yang mendorong, mempromosikan, atau mengagungkan tantangan berbahaya yang dapat menyebabkan cedera. Kami akan menghapus konten yang dilaporkan tersebut,” kata perwakilan Tik Tok kepada Gulf News.




Sumber: CNN Indonesia

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

5 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

7 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

11 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

12 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

12 jam ago

This website uses cookies.