BATAM – Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau tengah menyelidiki robohnya dinding pembatas (DPT) apartement Pollux Habibie yang menghantam rumah warga Perumahan Citra Batam, beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenthart mengatakan, penyelidikan ini dilakukan untuk menentukan kemungkinan adanya unsur pidana atas peristiwa tersebut.
“Masih kita lakukan penyelidikan dulu untuk menentukan unsurnya,” kata Harry Goldenthart saat dikonfirmasi, Senin (17/02/2020) pagi.
Ia mengatakan, pihaknya juga akan memeriksa sejumlah saksi, termasuk pengelola apartement. Namun, ia belum bisa memastikan kapan pihaknya akan memeriksa pengelola.
Sebab, saat ini hasil penyelidikan belum keluar.
Ia menambahkan, untuk sementara pihaknya belum dapat berbicara lebih banyak terkait ini, dan ia meminta untuk menunggu hasil penyelidikan.
“Saya belum bisa sampaikan karena belum ada hasil lidik. Nanti kalau sudah ada hasilnya pasti disampaikan,” pungkasnya.
(elang)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.