JAKARTA – swarakepri.com : Komitmen Jokowi dalam menuntaskan kasus-kasus pelanggaran Hak Azasi Manusia(HAM) menjadi perhatian besar dari publik pada pemerintahan mendatang.
“Banyak agenda yang menanti Jokowi-Jusuf Kalla. Dia menang karena isu HAM. Jokowi berutang pada opini yang dia bangun. Harapannya dia pro aspirasi rakyat, bukan terjebak pada lingkaran elit di lingkungannya,” kata Koordinator Peneliti Public Virtue Institute (PVI), Zely Ariane,Jumat(15/8/2014) di Jakarta.
Dalam riset PVI melalui sampel-sampel di media sosial dalam rentang pertengahan Mei-22 Juli 2014, ada lima isu teratas yang terbanyak dibicarakan netizen yakni korupsi dan peran KPK, kebhinekaan dan toleransi, hak dan kesejahteraan buruh, melawan lupa terhadap kejahatan HAM masa lalu serta Orde Baru dan Soeharto.
PVI memotret pandangan media sosial ini berdasarkan aktivitas netizen, pembicaraan para netizen terhadap isu-isu publik dengan difokuskan pada kicauan terbanyak, waktu, momen dan konteksnya, puncak dan turunnya pembicaraan, tingkat partisipasi dan diskusi antar netizen.(ant)
“Kami Tidak Hanya Mengelola Hotel. Tapi Kami Menciptakan Ekosistem.” — ARBA Perkenalkan MANTRA & CADABRA…
Startup teknologi finansial asal Indonesia, Duluin, meraih penghargaan “Startup of the Year” dalam ajang Startup…
Dinamika pasar keuangan sering kali diwarnai oleh periode ketidakpastian yang dipicu oleh krisis ekonomi, gejolak…
Kisah inspiratif datang dari seorang pemuda asal Garut, Ghazi Abdullah Muttaqien, yang berhasil menorehkan prestasi…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat kinerja positif selama periode libur…
This website uses cookies.