Categories: NASIONAL

Jokowi Tetapkan IKN Nusantara Jadi Proyek Strategis Nasional

JAKARTA — Presiden Joko Widodo menginstruksikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional (PSN) untuk mempercepat pembangunannya.

“Bapak Presiden juga mengarahkan agar khusus untuk ibu kota juga ditetapkan sebagai proyek PSN karena tentunya ini akan mempermudah dan akselerasi daripada pembangunan ibu kota,” ungkap Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam kesempatan ini, Jokowi juga memerintahkan agar seluruh proyek strategis nasional atau PSN yang tersisa harus rampung secara fisik sebelum 2024.

Airlangga mengatakan bahwa Presiden juga menekankan bahwa seluruh proyek strategis nasional harus bisa bermanfaat nyata bagi masyarakat, misalnya dalam penciptaan lapangan kerja. Selain itu, Jokowi juga berharap PSN tersebut bisa memberikan efek positif bagi perekonomian nasional.

Presiden Jokowi melakukan prosesi penyatuan air dan tanah di Titik Nol, IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin (14/3) yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia yang di bawa oleh masing-masing Gubernur (biro Setpres)

“Apakah itu bendungan, apa itu jalan tol, itu membuka akses yang lebih luas dan beberapa bendungan tentunya berada di wilayah-wilayah yang bisa mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat karena dengan ketersediaan air dan juga dari segi irigasi yang lebih banyak dan lebih baik untuk terkait dengan masalah ataupun terkait dengan program-program agriculture atau program pertanian,” jelasnya.

Airlangga juga melaporkan sepanjang 2019-2021 sebanyak 66 PSN dengan nilai Rp414,3 triliun telah rampung. Dari Januari hingga Agustus 2022, setidaknya sembilan PSN dengan nilai Rp140,1 triliun juga telah selesai.

“Dan sampai September-Desember, ada 16 proyek dengan nilai Rp101,2 triliun,” tambahnya.

Para pekerja di proyek konstruksi jalan tol Balikpapan-Samarinda di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, 29 Agustus 2019. (Foto: Reuters)

Ia juga memaparkan beberapa PSN yang masih belum selesai, di antaranya adalah Bendungan Gerak Karangnongko; Tol Tuban-Lamongan; Tol Trans Sumatera; Tol Semarang-Demak; pengembangan biofuel, metanol, dan etanol di Kabupaten Bojonegoro; proyek pabrik pupuk di Kabupaten Fakfak di Provinsi Papua Barat; proyek pelabuhan peti kemas di Muaro Jambi; dan proyek lapangan gas Ubadari.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Fakta Baru di Sidang Dju Seng, PH Jelaskan Soal Surat BP Batam ke KLHK

BATAM - Sidang perkara Dju Seng pada kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap IV…

2 jam ago

Diperiksa Sebagai Terdakwa, Dju Seng Jelaskan Soal Izin Lahan di Tanjung Gundap Batam

BATAM - Sidang lanjutan perkara Dju Seng dalam kasus dugaan perusakan hutan lindung Tanjung Gundap…

6 jam ago

KAI Bandara Layani 3,48 Juta Penumpang pada Semester I 2026

PT Railink (KAI Bandara) mencatat telah melayani sebanyak 3.482.897 penumpang selama periode Januari hingga Juni…

8 jam ago

PF-Lestari, Inovasi Pertamina Foundation untuk Pemantauan Kehati Berbasis AI Raih APQA 2026

Di tengah meningkatnya kebutuhan transparansi, akurasi pelaporan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),…

11 jam ago

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

12 jam ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

12 jam ago

This website uses cookies.