BATAM – Kepolisian Daerah(Polda) Kepri akan melakukan gelar perkara terkait kasus meledaknya Kapal Tanker Nona Tang II di Pantai Stres, Jodoh beberapa waktu yang lalu.
“Kita akan menggelar perkara dan akan melibatkan Bea Cukai dan Kejaksaan supaya semuanya terbuka, tapi sekarang kita masih fokus melakukan penyelidikan,” Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian di ruang Rupatama Mapolda Kepri, Selasa (13/12/2016).
Sam mengatakan, penyidik sudah menetapkan tersangka dalam kasus ini dan masih melakukan pengembangan.
“Tersangka sudah ditetapkan dan nanti akan kita buka semuanya,” terang Sam.
Dia menambahkan, peristiwa meledaknya kapal Nota Tang II dikenakan Pasal 359 tentang kelalaian. “Karena lalai mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” ujar Sam.
Dijelaskan bahwa saat ini ada 6 orang yang berstatus DPO dari peristiwa meledaknya kapal Nona Tang II dan pencurian BBM di Kapal Tabongangen.
“Ada 6 orang berstatus DPO, termasuk A pemilik GGi Hotel yang di Batuampar,” jelas Sam.
Menurutnya sampai saat ini belum ada hasil dari tes Tim Forensik terkait meledaknya Kapal Tanker Nona Tang 2.
“Hasil tes forensik belum ada, dan itu nanti hanya untuk menguatkan di pengadilan apakah minyak yang dicuri sama dengan sisa dari kapal yang meledak,” pungkasnya.
Roni Rumahorbo
Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di…
BATAM - Kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diungkap oleh Direktorat Jenderal(Ditjen)…
KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan…
Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…
Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…
This website uses cookies.