SINGAPURA – Dua pejalan kaki wanita tewas dan empat lainnya terluka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan pejalan kaki di trotoar pusat perbelanjaan Lucky Plaza Mall, Orchard Road, Singapura, Minggu(29/12/2019).
Dikutip dari Channel News Asia, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 5 sore yang melibatkan mobil dan enam pejalan kaki wanita berusia antara 37 dan 56 tahun.
Dua pejalan kaki, berusia 41 dan 50 tahun, tidak sadarkan diri ketika dibawa ke Rumah Sakit Tan Tock Seng. Mereka kemudian meninggal karena luka-luka mereka.
Empat pejalan kaki lainnya, berusia 37 hingga 56 tahun dalam kondisi sadar ketika mereka dibawa ke rumah sakit, kata pihak berwenang.
“Seorang pengemudi pria berusia 64 tahun ditangkap karena mengemudi berbahaya yang menyebabkan kematian,” kata polisi, seraya menambahkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
Pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah mitra pengemudi Grab. Dia tidak sedang bekerja dengan Grab pada saat itu, tetapi telah diskors sementara penyelidikan sedang berlangsung.
“Kami sangat sedih mendengar tentang kecelakaan itu dan membantu pihak berwenang dalam penyelidikan,” kata juru bicara Grab.
Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) mengatakan mereka menerima panggilan untuk bantuan di 304 Orchard Road sekitar jam 5 sore dan mengirim lima ambulans.
Saksi mata mengatakan bahwa mobil itu melaju keluar jalan dan meluncur melewati semak-semak ke arah perempuan yang duduk di pagar di luar blok apartemen Lucky Plaza.
Para wanita terlempar ke pagar, kata seorang saksi mata yang ingin dikenal sebagai Zain.
Penjaga keamanan kondominium berusia 50 tahun yang bekerja di dekat lokasi kecelakaan sedang bersantai di tangga di seberang blok apartemen ketika dia melihat mobil mengarah ke wanita.
“Salah satu gadis yang duduk di sana terlempar, lalu gadis-gadis lain juga pergi. Kemudian mobil jatuh. Ada begitu banyak orang yang berteriak dan beberapa dari mereka pingsan,” katanya.
Mr Swamy, seorang teknisi berusia 30 tahun, mengatakan salah satu wanita itu terjepit di bawah mobil.
“Enam dari kita, bersama teman-temanku, mencoba membawa mobil untuk mengeluarkan gadis itu,” katanya.
Dia mengatakan gadis tersebut menangis dan terluka di kepala bagian kiri.
Lucky Plaza dikenal sebagai tempat berkumpul yang populer bagi pekerja rumah tangga asing Filipina pada hari libur mereka pada hari Minggu.
Sumber: CNA/red
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
This website uses cookies.