BATAM – Keluarga almarhum Frengki Marpaung, warga binaan Rumah Tahanan(Rutan) Kelas II A Batam yang meninggal di RSUD Embung Fatimah Batam memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Hal ini disampaikan istri alamarhum Frengki Marpaung, Ramadani saat ditemui swarakepri.com di RS Bhayangkara Polda Kepri Batam, Selasa(20/8/2019) sore.
“Mamak(ibu korban) melarang dilakukan autopsi. Mamak tidak mau(autopsi). Kami sudah terima, sudah pasrah dan ikhlas. Kami ingin (korban) cepat dikebumikan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keputusan keluarga untuk tidak melakukan autopsi tidak ada tekanan dari pihak manapun.
“Tidak ada tekanan, karena keputusan keluarga. Dari mamak pun melarang juga (dilakukan otopsi),” ujarnya.
Kata dia, informasi yang diperoleh keluarga dari pihak RSUD Embung Fatimah, korban meninggal karena tersumbat pernafasan dan benturan di kepala akibat jatuh di kamar mandi.
“Menurut Dokter (RSUD Embung Fatimah), penyakitnya sudah lama,” ujarnya.
Abang korban, Marpaung mengatakan bahwa laporan pihak keluarga di Polsek Sagulung sudah dicabut hari ini(Selasa).
“Kami(keluarga) sudah tidak ada tuntutan lagi dan sudah ikhlas. Sekarang kami hanya ingin adik kami ini cepat dikebumikan,” ujarnya.
Seperti diketahui Frengki Marpaung, warga binaan Rutan Kelas II A Batam dikabarkan meninggal di RSUD Embung Fatimah Batam, Senin(19/8/2019).
Keluarga korban sempat membuat laporan di Polsek Sagulung karena diduga ada bekas memar hitam di jenazah korban.
Penulis : Jacob
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
This website uses cookies.