Categories: BATAM

Komnas HAM: Banyak Siswa di Rempang jadi Korban Gas Air Mata

Sebelumnya Tim Komnas HAM yang dipimpin Komisioner Mediasi Prabianto Mukti Wibowo mengunjungi SMPN 22 Batam di Tanjung Kertang Pulau Rempang, Sabtu 16 September 2023 sekitar pukul 9.30 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Komnas HAM meminta informasi soal kronologi penembakan gas air mata oleh pihak Kepolisian saat peristiwa bentrokan warga dengan Tim Terpadu pada tanggal 7 September 2023 lalu.

“Kami datang ke SMP 22 ini dalam rangka memverifikasi laporan adanya korban dari para siswa pada kejadian tanggal 7 September lalu,” ujar Prabianto saat bertemu Kepala Sekolah SMPN 22 Batam, M.Nazif dan Para Guru./Shafix

 

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

15 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

16 jam ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

17 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

19 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

19 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

19 jam ago

This website uses cookies.