Categories: BISNIS

Lahan Parkir Kurang, BP Batam “Tutup Mata”

Fasiltas Parkir di Pelabuhan Internasional Batam Center tidak Memadai

BATAM – swarakepri.com : Keberadaan Pelabuhan Internasional Batam Center sebagai salah satu pintu masuk warga negara asing ke Batam ternyata belum dilengapi dengan fasilitas parkir yang memadai. Kapasitas lahan parkir yang ada saat ini tidak cukup lagi menampung jumlah kendaraan yang datang setiap harinya.

Hal ini dikatakan Direktur Lembaga Perikanan Nasional Indonesia(LKPNI), Isparmanto kepada swarakepri.com, Jumat(13/11/2015) siang di Batam Center.

Ia menegaskan kapasitas parkir di pelabuhan batam center sudah tidak memadai karena sudah sangat padat. Ironisnya, upaya PT Synergi Tharada selaku pihak pengelola untuk mengadakan perluasan parkir hingga saat ini masih terhambat karena adanya penetapan lokasi(PL) ganda yang diterbitkan oleh Badan Pengusahaan(BP) Batam diatas lahan yang sama.

“BP Batam menerbitkan dua PL yang sama diatas lahan yang saat ini telah beralih fungsi menjadi Food Court,” ujarnya.

Menurutnya dua perusahaan yang mendapatkan PL atas lahan tersebut adalah PT Synergy Tharada dengan nomor 25.22080349.C1 tanggal 22 Februari 2005 yang ditandatangani Manan Sasmita dan PT Mega Indah Development (MID) dengan nomor PL 25.080699 tanggal 22 Juni 2005 yang ditandatangani oleh Benyamin Bulukh.

Berdasarkan PL yang ada, sambungnya pihak PT MID justru menguasai lahan tersebut dan membangun food court padahal peruntukannya adalah untuk jalan dan fasilitas umum. Sebaliknya pihak PT Synergi Tharada melalui pihak kontraktor sebelumnya telah mengeluarkan biaya ratusan juta untuk melakukan penimbunan.

“Kita sudah mempertanyakan masalah ini ke pihak BP Batam untuk meminta ketegasan atas adanya PL ganda atas lahan tersebut,tapi hingga saat ini BP Batam terkesan tutup mata,” jelasnya.

Ditegaskannya bahwa BP Batam harus mengambil tindakan yang tegas untuk menyelesaikan soal lahan parkir di pelabuhan batam center terutama soal adanya PL ganda tersebut.

“BP Batam harus tegas karena ini menyangkut kepentingan masyarakat dan nama baik negara kita,” harapnya.

Isparmanto juga mengatakan akan segera melakukan langkah-langkan hukum, jika BP Batam tidak segera menyelesaikan permasalahan lahan parkir yang ada di pelabuhan batam center.

Saat berita ini diunggah, pihak BP Batam belum berhasil dikonfirmasi. (red/tim)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

2 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

4 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

15 jam ago

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

1 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

2 hari ago

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…

2 hari ago

This website uses cookies.