Puluhan TKI Ilegal asal Surabaya tiba di Bandara Hang Nadim Batam/adi
BATAM – swarakepri.com : Lemahnya pengawasan dari instansi terkait di Batam menjadi surga bagi jaringan TKI Ilegal yang berasal dari Surabaya. Jumlah TKI Illegal yang diberangkatkan dari Surabaya dengan tujuan Bandara Hang Nadim Batam terus meningkat.
Pantauan di lapangan siang tadi, Jumat(13/11/2015) pukul 14.35 WIB, puluhan TKI Ilegal asal Surabaya menumpuk di Bandara Hang Nadim Batam untuk kemudian dibawa ke penampungan sementara di kawasan Botania, Batam Center.
Wati, salah satu TKI asal Madura mengaku sedang menunggu mobil travel menjemput mereka untuk dibawa ke tempat penampungan di Botania. Rencananya, ia dan teman-temannya akan berangkat ke negara tujuan melalui pelabuhan batam center besok(Sabtu,red).
“Tunggu travel pak, sudah 20 menit belum muncul juga jemputan,” ujarnya kepada swarakepri.com
Hal senada juga dikatakan Iman, TKI asal Nusa Tenggara Barat(NTB). Ia mengaku risih menunggu lama dipelataran pintu kedatangan Bandara Hang Nadim. Biasanya kata dia, setiba di Batam mobil jemputan sudah ada.
“Risih juga kami disini berlama-lama, mana barang bawaan banyak lagi,” jelasnya.
Meningkatnya jumlah TKI Ilegal yang datang melalui Bandara Hang Nadim sangat ironis mengingat aparat penegak hukum yang bertugas di kawasan Bandara cukup banyak. Anehnya para aparat penegak hukum yang justru tidak mampu berbuat apa-apa dan terkesan membiarkan aktifitas ini terus berlangsung.
Upaya BNP3TKI Kepri dengan melakukan penangkapan dan menahan keberangkatan TKI Ilegal ini dari pelabuhan batam center juga belum maksimal. Hal yang sama juga dialami pihak kepolisian yang juga kesulitan menangkap para pemain TKI.
“Pemain TKI sulit diamankan karena modusnya yang dilakukan sudah berubah. Para TKI ilegal tidak lagi di inapkan di suatu tempat,” ujar AKBP Edi Kasubdit People Smugling Polda Kepri beberapa waktu lalu.
Namun demikian, ia menegaskan pihaknya terus memantau kegiatan trafficking. Dan jika tertangkap akan diproses secara hukum,” terangnya. (red/adi)
JAKARTA — PT Freeport Indonesia (PTFI), sebagai bagian dari Holding Industri Pertambangan Indonesia MINDID, terus…
Di tengah pesatnya pertumbuhan teknologi global, muncul satu nama dari Indonesia yang menghimpun perhatian banyak…
Satu Tahun Hadir, First Club Berbagi 1.000 Sembako untuk Warga Sekitar BATAM - First Club…
MAXi Yamaha terus menghadirkan berbagai kejutan spesial pada awal tahun ini. Selain sukses menggebrak pasar…
PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia,…
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
This website uses cookies.