Bukan hanya LBH, menurut Abidin masalah premanisme di Pesantren Al Madaniah sudah menjadi perhatian Satuan Koordinasi Wilayah (Satkorwil) Banser Kepri.
“Kemarin kami ke sana (Pesantren Al Madaniah) bersama Mas Bambang Yulianto. Beliau adalah Wakil Kepala Banser Kepri, dan nanti akan intens mendampingi Pesantren Al Madaniah,” jelasnya.
Abidin mengungkapkan bahwa, banyak pesantren di Batam menghadapi masalah yang mirip dengan Al Madaniah ini.
Untuk itu dosen salah satu kampus swasta di Batam ini menghimbau agar instansi-instansi terkait serta Pemerintah Kota Batam dapat lebih memberikan perhatian terhadap masalah-masalah yang dialami pondok pesantren.
“Pesantren ini aset budaya dan keilmuan daerah. Mereka memberikan sumbangsih dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan masalah premanisme di pesantren Al Madaniah ini hanya satu dari sekian banyak masalah yang dihadapi pesantren lain di Kota Batam. Ayolah Pemerintah Kota lebih peka dengan masalah-masalah demikian,” tandasnya./SAB
Page: 1 2
Aktivasi brand PT Dupoin Futures Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) FX Sudirman, Jakarta,…
Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia…
Layanan pelanggan jadi faktor penting dalam trading. Kenali broker lokal di Indonesia yang dikenal memiliki…
SMARTIES™ Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh MMA Indonesia resmi membuka pendaftaran sebagai ajang penghargaan pemasaran…
Tren wedding Bogor 2026 mengarah ke konsep outdoor dan intimate dengan rata-rata 200 tamu. Simak…
Pergerakan harga Bitcoin kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah mencatat kenaikan 1,0% dalam 24 jam…
This website uses cookies.