Categories: BISNIS

Libatkan Pihak Eksternal, KAI Lakukan Simulasi Tanggap Darurat LRT Jabodebek

KAI kembali melakukan simulasi tanggap darurat pada layanan LRT Jabodebek, pada Jumat (28/11) malam. Simulasi tanggap darurat ini dilakukan guna memastikan kesiapsiagaan petugas LRT Jabodebek saat menghadapi kondisi darurat. Kegiatan yang digelar di Stasiun Harjamukti ini juga dilakukan untuk menguji kemampuan respons petugas sekaligus memastikan prosedur penanganan keadaan darurat berfungsi optimal.

Simulasi kali ini juga melibatkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta serta Kota Depok untuk memastikan keselarasan penanganan ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan kerja sama lintas instansi. Seluruh peserta simulasi mengikuti rangkaian skenario yang disusun untuk menilai kesiapan petugas, efektivitas komunikasi, dan kejelasan pembagian tugas saat menghadapi situasi darurat.

Pelaksanaan simulasi terdiri dari dua skenario utama yang digabungkan dalam satu rangkaian simulasi. Pada bagian pertama, petugas melakukan simulasi penanganan kebakaran di area stasiun mulai dari upaya awal secara internal, proses evakuasi pengguna, hingga langkah penanganan ketika terjadi kegagalan pengendalian dan memerlukan dukungan dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan.

Skenario berikutnya, peserta melakukan simulasi dengan skenario saat rangkaian kereta LRT Jabodebek mengalami gangguan di tengah jalur. Pada kondisi tersebut, petugas melakukan evakuasi dengan memindahkan pengguna dari rangkaian kereta yang mengalami gangguan ke kereta penolong.

Vice President Operation LRT Jabodebek, Chomsa Hidayat, menyampaikan bahwa dilakukannya simulasi ini menunjukkan komitmen KAI memberikan pelayanan maksimal kepada pengguna. Chomsa menambahkan bahwa simulasi yang dilakukan secara berkala ini, membantu petugas mengetahui dan mengerti peran masing-masing, sekaligus memperkuat kerja sama untuk menghadapi kondisi dan situasi yang memerlukan respons cepat dan terukur.

Pelaksanaan simulasi terjadwal ini sendiri telah menjadi budaya KAI yang selalu mengedepankan keselamatan. Diharapkan dengan simulasi ini seluruh petugas akan terlatih dalam menangani berbagai potensi gangguan yang dapat mengganggu keselamatan maupun kelancaran perjalanan.

KAI juga akan melakukan evaluasi dari kegiatan ini untuk memperkuat dan menyempurnakan prosedur penanganan keadaan darurat di layanan LRT Jabodebek. Hal ini penting untuk memastikan pengguna mengalami perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan setiap hari.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Pondra - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

12 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

16 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

18 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

19 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

19 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

19 jam ago

This website uses cookies.