BATAM – swarakepri.cm : Lima orang penambang bauksit yang berada di Tanjung Undap Tembesi, Batam diamankan jajaran Satreskrim Polresta Barelang karena diduga tidak memiliki ijin atau ilegal Sabtu(29/3/2014).
Selain mengamankan lima penambang, Polisi juga mengamankan barang bukti satu unit alat berat jenis beko.
Kanit Tipiter Satreskrim Polresta Barelang, Iptu Mangiring Hutagaol mengatakan aktifitas penambangan bauksit yang diduga ilegal tersebut sudah berjalan selama 2 bulan di lahan seluas 8 hektar di Tanjung Undap.
“Lahan yang digunakan untuk aktiftas tambang bauksit tersebut adalah milik warga berinisial R sedangkan pemodalnya berinisial G merupakan warga Tanjung Pinang,” jelasnya, Kamis(3/4/2014).
Menurut Mangiring dari hasil penyelidikan aktifitas tambang bauksit tersebut belum mengantongi izin dan melanggar pasal 158 UU Nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara.
“Untuk sementara kita akan bekerja sama dengan Sucofindo untuk menguji apakah benar bauksit. Kita juga akan berkoordinasi dengan Bapedalda kota Batam dan akan menghadirkan saksi ahli dari Diseprindag Kota Batam,” ujarnya.
Dikatakannya untuk kepentingan penyelidikan, kelima orang penambang tersebut belum ditahan karena masih berstatus sebagai saksi. Namun demikian Mangiring mengaku tidak tertutup kemungkinan kelima penambang tersebut dijadikan sebagai tersangka.(red/ton)
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
This website uses cookies.