Limbah B3 Berserak di TPA, Pihak Rumah Sakit di Karimun Saling Tuding

Dirut RSUD Karimun tuding Limbah B3 yang berserak di TPA Milik Rumah Sakit Swasta

KARIMUN – swarakepri.com: Keberadaan limbah B3 seperti jarum suntik, selang infuse, peralatan operasi dan kantong darah yang ditemukan berserak di tempat pembuangan akhir (TPA ) Pasir Panjang, kecamatan Meral Barat, Karimun sampai saat ini masih tidak bertuan dan belum bisa dipastikan siapa pihak yang bertanggung jawab yang sengaja membuang limbah berbahaya tersebut.

Direktur RSUD Karimun, Drg Agung Martyarto ketika dikonfirmasi awak media ini justru berdalih dan menuding jika pihak limbah B3 yang dibuang ke TPA adalah milik Rumah Sakit Swasta.

Menanggapi adanya tudingan tersebut, Direktur Rumah Sakit Bakti Timah melalui Kepala unit instalansi pengelolaan limbah, Awaluddin angkat bicara. Ia menegaskan bahwa RS Bakti Timah tidak pernah membuang limbah B3 ke TPA. Menurutnya untuk pengolahan limbah B3 berjenis padat RS Bakti Timah telah dilakukan sendiri sejak tahun 2005 silam.

“Dalam pengelolaan limbah B3, kami sangat sensitif, dan sejak 2005 silam kami telah memiliki incubator peleburan limbah B3 jenis padat, yang kami lebur dengan suhu diatas 1200 derajat Celcius hingga menjadi abu, dan untuk limbah B3 jenis cair, kami sendiri telah memilikinya sejak tahun 2011,” tegas Awaluddin saat ditemui di Kantornya, Jumat lalu(11/10/2013).

Hingga berita ini diunggah, tidak satupun pihak Rumah Sakit ataupun Klinik di Karimun yang mengaku dan bertanggung jawab atas Limbah B3 yang bertebaran di TPA Pasir Panjang. Kuat dugaan jika Limbah B3 tersebut telah terkontaminasi virus penyakit berbahaya yang dapat menular yang bisa mengancam kesehatan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas terkait sampai saat ini juga belum ada melakukan tindakan apapun terkait keberadaan limbah B3 Rumah Sakit yang berada di TPA Pasir Panjang.(edy)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Korban Trauma Berat, Laporan Dugaan Kekerasan Anak di Playgroup Djuwita Berproses di Polda Kepri

BATAM - Penyelidikan dugaan kekerasan anak di Playgroup Djuwita yang dilaporkan Sri Suryati, salah satu…

3 jam ago

Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

Pawfriends, siapa yang tidak terpesona melihat anjing Husky dengan mata birunya yang tajam dan bulu…

6 jam ago

Deposito atau Tabungan, Mana yang Kamu Gunakan?

Deposito atau tabungan sering menjadi pilihan utama ketika seseorang ingin menyimpan uang dengan lebih aman.…

6 jam ago

BRI Sudirman Semanggi Sosialisasikan BRIGuna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan sosialisasi produk BRIGuna Prapurna dan BRIGuna Purna kepada para pegawai…

9 jam ago

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin…

10 jam ago

Sambut Revisi UU PPSK, Bittime Optimistis Industri Kripto Makin Inovatif

Platform pedagang aset keuangan digital, Bittime menilai revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

10 jam ago

This website uses cookies.