Pimpinan dan Anggota DPRD Batam Diduga Terima Upeti dari PLN dan PGN
BATAM – swarakepri.com : Buruknya kinerja PLN Batam dan PGN yang telah merugikan masyarakat terutama industri kecil dan pengguna listrik rumah tangga kembali dikritisi masyarakat. Kali ini LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah(BPKPPD) Kepri mendesak adanya audit menyeluruh dilakukan terhadap PLN Batam dan PGN.
“PLN dan PGN tidak profesional. Kami mendesak PLN Batam dan PGN segera diaudit secara menyeluruh. Karena kami menduga pimpinan dan anggota DPRD Batam telah menerima setoran(upeti) dari PLN dan PGN.” tegas Edi Susilo selaku Ketua LSM BPKPPD Kepri, Senin(1/7/2013) di Batam Center.
Dikatakannya bahwa untuk mendesak agar PLN dan PGN segera diaudit, LSM BPKPPD Kepri akan menggelar aksi unjuk rasa di PLN dan PGN Batam pada hari kamis tanggal 4 Juli 2013 mendatang.
“Kami mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat Batam untuk melakukan aksi ini,” ujar Edi.
Selain akan melalakukan aksi unjuk rasa, LSM BKPPD Kepri juga akan membuka posko pengaduan pelanggan PLN Batam di samping Kantor Walikota Batam. “Pemadaman listrik yang dilakukan PLN Batam secara mendadak dan tanpa pemberitahuan yang jelas beberapa hari kemarin telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat.Diantaranya kerusakan barang elkektronik dan usaha kecil tidak bisa beroperasi,” terangnya.
Lebih lanjut Edi Susilo mengharapkan bagi masyarakat yang merasa dirugikan akibat pemadaman listrik oleh PLN Batam bisa melaporkannya ke Posko pengaduan pengaduan pelanggan PLN Batam yang diadakan LSM BPKPPD Batam.(red)
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
BATAM – Perusahaan manufaktur asal Tiongkok yang beroperasi di Kawasan Industri Tanjung Uncang Kota Batam…
This website uses cookies.