Categories: Mancanegara

Malaysia Kurangi Masa Karantina Bagi Wisatawan Medis jadi 7 Hari

“Di MHTC, kami berkomitmen untuk menegakkan keselamatan pasien dan menjadikan prioritas kami dalam menjaga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, dan ini kami tunjukkan melalui jalinan kemitraan yang kuat antara publik-swasta, yang mana telah dibangun selama ini oleh Malaysia Healthcare,” tambahnya.

Dalam SOP terbaru, wisatawan medis harus mematuhi persyaratan yang diterapkan dari pra-kedatangan, kedatangan hingga persyaratan perawatan selesai.

Prosedur persyaratan perawatan kesehatan sebelum kedatangan yang harus dipatuhi adalah sebagai berikut:

1.Jadwalkan berobat ke rumah sakit swasta yang telah terdaftar sebagai anggota MHTC dan mintalah surat dari dokter Anda.

2.Serahkan dokumen yang diperlukan ke rumah sakit yang menjadi pilihan dan ajukan izin masuk ke Malaysia untuk perawatan medis ke rumah sakit tersebut.

3.Permohonan akan diajukan oleh MHTC ke rumah sakit pilihan Anda yang telah menjadi anggotanya.

4.Setelah aplikasi berhasil disetujui, maka surat persetujuan masuk akan dikeluarkan oleh MHTC dan dikirimkan ke Anda melalui rumah sakit pilihan

5.Ajukan visa (jika ada) untuk diri sendiri dan pendamping Anda dan jadwalkan penerbangan setelah menerima Surat Persetujuan Masuk dari rumah sakit pilihan

6.Baik wisatawan medis maupun pendamping harus menjalani tes PCR COVID-19 (Putaran 1) di pusat pengujian yang telah mendapat pengakuan dari MHTC, 3 (tiga) hari sebelum tanggal kedatangan ke Malaysia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang prosedur, silakan kunjungi www.malaysiahealthcare.org

Wisatawan medis hanya dapat mencari perawatan di rumah sakit yang telah menjadi anggota MHTC, diantaranya: Pantai Hospital Kuala Lumpur, Ara Damansara Medical Centre, Subang Jaya Medical Centre, Sunway Medical Centre, dan Island Hospital. Untuk melihat daftar lengkap rumah sakit anggota MHTC, silakan kunjungi https://malaysiahealthcare.org/

Malaysia telah menjadi tujuan pilihan bagi wisatawan medis di seluruh dunia, terkumpul total 1.220.000 wisatawan medis pada tahun 2019, dibandingkan dengan 643.000 pada tahun 2011.

Sebanyak 60% dari wisatawan medis tersebut adalah orang Indonesia, di mana kedatangan wisatawan medis tersebut mencari perawatan mulai dari pemeriksaan kesehatan umum hingga prosedur kompleks, hal ini tentu menjadikan negara ini sebagai salah satu pasar utama bagi industri perawatan kesehatan Malaysia yang sedang berkembang dengan pesat.

Dengan tagline ‘Lebih Dekat dan Lebih Terjangkau’, Malaysia telah menjadi destinasi perawatan kesehatan yang semakin disukai oleh wisatawan medis dari Indonesia karena adanya kesamaan budaya dan bahasa, kedekatan, kualitas, harga terjangkau, aksesibilitas layanan kesehatan, dan yang lainnya.

Pasien Indonesia yang telah menerima izin dapat melakukan perjalanan ke Malaysia dengan penerbangan komersial atau kapal ferry./LK(r)

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Ruas Batang–Semarang Dorong Pengembangan Kawasan Industri di Jawa Tengah

Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…

2 hari ago

Kementerian PU Tambah 57 Titik Sumur Bor Pasokan Air Bersih Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…

2 hari ago

Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat

Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…

2 hari ago

Selama Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung Amankan 273 Barang Tertinggal Pelanggan

Bandung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam menjaga…

2 hari ago

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa BINUS Cyber Security Sukses di Black Hat Europe 2025

Tahun 2025 menjadi titik penting dalam perjalanan Program Cyber Security BINUS University di ranah keamanan…

2 hari ago

Pensiun Dini di Usia Berapa dan Bagaimana Persiapannya?

Pensiun dini sering terdengar seperti mimpi besar. Bayangannya hidup lebih santai, waktu lebih fleksibel, dan…

2 hari ago

This website uses cookies.