Categories: BATAM

Mantan Pekerja Ungkap Pembuangan Limbah Pabrik Pengolahan Plastik di Batam

BATAM – Limbah cair dari pabrik pengolahan plastik di kawasan Puri Industrial Park 2000, Batam Center ditemukan di drainase pinggir jalan raya Laksamana Bintan, Batam Center, Batam.

Dari penelusuran Swarakepri di lokasi, limbah tersebut berupa cairan dan serpihan serbuk sisa pengolahan limbah yang diketahui berasal dari perusahaan-perusahaan pengolahan plastik di Puri Industrial Park 2000.

Kondisi drainase di pinggir jalan raya itu pun tampak tak terurus dan sangat memprihatinkan, di mana airnya tercemar berwarna merah, berminyak, dan tercampur serbuk-serbuk plastik.

Salah seorang mantan pekerja salah satu perusahaan di Kawasan Puri Industrial Park 200o mengungkapkan bahwa praktek pembuangan limbah ini sudah seringkali dilakukan.

Menurutnya, selain membuang ke drainase pinggir jalan, perusahaan-perusahaan plastik yang ada juga sengaja membuang limbahnya ke drainase milik warga di perumahan Glory View, Legenda Malaka.

Kata dia, pemerintah terkesan melakukan pembiaran terkait praktek ini.

“Iya itu udah sering mas, saluran pembuangannya kan emang kesana. Soal aturan saya kurang paham juga. Tapi kalau kita lihat pakai mata saja, itu kan jelas berbahaya,” kata pria yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Baca Juga: Warga Glory View Batam Center Keluhkan Limbah Pabrik Pengolahan Plastik

Ia mengungkapkan, saluran pembuangan perusahaan limbah disana hanya ada dua, yakni yang pertama di drainase depan perusahaan yang mengalir langsung ke perumahan warga.

Kemudian yang kedua di saluran belakang perusahaan yang langsung mengarah ke drainase pinggir jalan.

“Iya setahu saya memang sudah banyak keluhan juga, mereka (perusahaan) tak punya jalur lain. Soal Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) saya kurang paham juga mas,” tandasnya.

Hingga berita ini diunggah, tim Swarakepri masih mencoba malakukan konfirmasi kepada instansi-instansi terkait.

 

 

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Argumen Penutup Bowie Yoenathan di Sidang Kasus Lahan Pulau Rempang

BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…

5 jam ago

Universitas Amikom Yogyakarta Hadirkan Creative Economy Park, Integrasikan Pendidikan dan Industri Kreatif dalam Satu Ekosistem

Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…

5 jam ago

Artificial intelligent summit –Indonesia 2026: 16th JULY 2026 AYANA Midplaza Jakarta, Indonesia

Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…

5 jam ago

Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap

Bekerja sebagai freelancer menawarkan fleksibilitas, tetapi penghasilannya sering kali tidak tetap. Karena itu, cara mengatur…

5 jam ago

Terapkan Sirkular Ekonomi, MIND ID Daur Ulang Lebih dari 1 Juta Ton Material Sisa

MIND ID Grup memperkuat penerapan ekonomi sirkular di sektor pertambangan dengan memanfaatkan lebih dari 1…

6 jam ago

ONESIA Gelar Rangkaian Kegiatan Sosial, Kenalkan AI kepada Anak-anak hingga Dukung Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara Ke-80

ONESIA menggelar rangkaian kegiatan sosial pada akhir Juni 2026 melalui dua agenda yang berfokus pada…

6 jam ago

This website uses cookies.