Categories: KEPRI

Angin Berhembus Kencang, BMKG : Diprediksi Hingga 3 Hari Kedepan

TANJUNGPINANG – Mengingat kondisi cuaca yang agak ekstrem, salah satunya angin kencang dan ombak tinggi di perairan Kepri, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang menghimbau kepada kapten kapal agar sebelum berlayar melihat terlebih dahulu kondisi ombak di perairan yang ingin dituju.

Hal itu disampaikan langsung oleh Prakirawan Cuaca BMKG Tanjunginang, Ardhito di Kantor BMKG Tanjungpinang, pada Senin (6/1/2020). Dirinya juga menuturkan bahwa angin di daerah  Kepri sangat kencang dari awal Januari 2020 ini.

“Memang untuk saat ini bagi pengguna transportasi laut aman ya, sekarang musim hujan lokal, itu dikarenakan angin di lapisan atas bertiup kencang, tak heran kalau sudah mendung terus tak jadi hujan karena awannya ditiup angin,” ujarnya kepada swarakepri.com.

“Kalau untuk ombak sendiri, saat ini di perairan utara, seperti Kab. Anambas dan Natuna itu memang lagi cukup tinggi, kira-kira sampai 3,5 meter, yang jelas untuk nelayan disana harus berhati-hati dengan cuaca yang berubah-ubah,” tambahnya.

Dikatakan Ardhito, ombak di perairan Batam serta Lingga itu sementara waktu masih kondusif aman, namun dirinya mengungkapkan haruslah diperhatikan seperti di Pantai Lagoi Kab. Bintan dikarenakan ombak disana terbilang cukup tinggi.

“Kalau untuk perairan Batam, Lingga dan sekitarnya itu masih kondusif atau aman, tapi harus diperhatikan seperti daerah Bintan Lagoi, itu ombaknya cukup tinggi juga, bahkan hampir sampai 2 meteran,” tuturnya sembari monitor cuaca.

“Saya menghimbau kepada kapten kapal dan nelayan agar berhati-hati dikarenakan angin bertiup cukup kuat, serta selalu menuruti perintah KSOP, kalau untuk yang di darat dapat berhati hati melewati pepohonan yang tua dan baliho-baliho dikarenakan takut tumbang atau patah,” himbaunya.

Ia turut menyampaikan bahwa angin kencang diprediksi akan terus terjadi hingga 3 hari ke depan, namun tidak menutup kemungkinan akan berselang lama.

(Ismail)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

5 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

9 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

10 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

11 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

11 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

11 jam ago

This website uses cookies.