BATAM-Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi 2 DPRD Kota Batam, Selasa (18/6/2019), sempat muncul pertanyaan mengenai mesin fotokopi di DPRD Kota Batam.
Pertanyaan ini dilontarkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Mesrawati Tampubolon kepada Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam, Raja Azmansyah.
Mesrawati, menjelaskan, hanya ingin mengetahui mana yang lebih efektif antara membeli mesin fotokopi sendiri atau menggunakan pihak ketiga sebagai penyedia jasa untuk memperbanyak dokumen.
Meskipun telah dijawab sepintas oleh Azmansyah, dimana menggunakan pihak ketiga lebih efektif. Jawaban yang tidak disertai dengan data tersebut diakuinya belum memuaskan.
“Sudah dijawab tadi, katanya lebih efektif pakai pihak ketiga,” kata politisi Partai Demokrat itu ketika ditemui di ruangannya.
Mesrawati melanjutkan, ia akan memperdalam dan mencari tahu besaran biaya yang dikeluarkan APDB untuk menanggung kebutuhan fotokopi.
Hal itu untuk memastikan kebenaran atas informasi yang baru saja didapatnya itu. Sementara itu, Azmansyah memilih enggan membahas perihal mesin fotokopi ini.
“Kalau soal itu, coba tanyakan dengan Sekwan (Sekertaris Dewan),” kata Azmansyah singkat kepada batampos.co.id sebelum meninggalkan gedung DPRD Kota Batam. (Red/BP)
JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…
RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…
LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…
RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…
BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…
KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…
This website uses cookies.