BATAM – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau kembali merombak jajaran pejabat di lingkungan Polresta Barelang. Di antara rotasi tersebut, nama AKP Raden Bimo Dwi Lambang mencuat setelah resmi ditunjuk sebagai Kasat Reskrim Polres Bintan.
AKB Bimo, salah satu Perwira muda Polda Kepri lulusan akademi kepolisian (Akpol) tahun 2016 yang dikenal Humanis dan memiliki kepribadian humble tersebut dipercaya untuk memimpin Satuan Reserse Kriminal salah satu wilayah yang memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang besar.
Ia juga pernah mendapatkan penghargaan Kapolda Kepri atas prestasinya menjadi Komandan Kompi Paskibraka dalam rangka HUT kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025 lalu di Istana Negara, Jakarta.
Mutasi dan rotasi jabatan itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolda Kepri Nomor STR/4/I/KEP./2025 tanggal 6 Januari 2025, serta sejumlah STR lanjutan tertanggal 6 Januari 2026. Dokumen mutasi disampaikan secara resmi oleh Kabag SDM Polresta Barelang kepada Kapolresta Barelang sebagai bagian dari penyegaran organisasi di awal tahun.
Bintan dikenal sebagai destinasi wisata internasional mulai dari pantai indah, resort mewah, dan lapangan golf, serta memiliki posisi strategis di Kepulauan Riau dekat Singapura. Penunjukan AKP Bimo dinilai strategis, mengingat Bintan adalah gerbang Indonesia di mana Lokasi strategis dekat Singapura menjadikannya “jendela” atau pintu gerbang penting bagi Indonesia.
Selain AKP Bimo, rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan penting lainnya. Kompol Bob Ferizal dipercaya menjabat Kabag SDM Polresta Barelang, menggantikan Kompol Rio Reza Parindra yang dimutasi ke Ro SDM Polda Kepri.
Posisi Kapolsek Batam Kota kini dijabat AKP Benny Syahrizal sebagai pelaksana tugas, sementara Kapolsek Nongsa dipercayakan kepada Kompol Eriman. Adapun jabatan Kasatresnarkoba Polresta Barelang diemban Kompol Dr. Arsyad Riyandi.
Sementara itu, Kasat Narkoba Kompol Deni Langie kini jabat Kapolsek Lubuk Baja menggantikan Kompol Rangga Primazada.
Rotasi ini tidak hanya menyasar pejabat utama. Sejumlah perwira menengah, perwira pertama, hingga bintara dan PNS Polri turut mengalami pergeseran, baik masuk maupun keluar dari Polresta Barelang. Mutasi tersebut mencakup penugasan ke Polres Bintan, Natuna, Kepulauan Anambas, hingga SPN Polda Kepri, serta penguatan fungsi teknis seperti reserse, intelijen, dan teknologi informasi.


