Ilustrasi Retribusi Parkir
BATAM – Gerakan Mahasiswa Kepulauan Riau (GEMA KEPRI) Kota Batam meminta Kepala Dinas Perhubungan(Kadishub) Batam dicopot dari jabatannya karena merosotnya Pendapatan Asli Daerah(PAD) dari retribusi parkir beberapa tahun terakhir.
“Kami minta Bapak Wali Kota Batam untuk segera memecatnya, kami menilai kinerjanya semakin bobrok saja, akibatnya retribusi parkir sangat minim sekali,” ujar Ketua Gema Kepri Tengku kepada Swarakepri.com di Batu Aji, Minggu (21/8/2016) sore.
Dia mengatakan sejak dilantik menjadi Kadishub Batam, Zulhendri berjanji akan memberikan perubahan tentang pengaturan dan pemetaan dan mendongkrak PAD dari retribusi parkir.
“Harusnya sudah ada perubahan yang signifikan, ini malah melempem,” bebernya.
Kata Tengku, dengan jumlah kendaraan yang semakin banyak di Batam, seharusnya bisa di imbangi dengan naikknya Pendapatan Asli Daerah(PAD) dari retribusi parkir.
“Kami sudah meminta data PAD retribusi parkir ke Dispenda, dan kami cocokkan dengan data yang ada di Dishub dalam pemetaan lokasi parkirnya. Kami kaget ternyata mulai dari tahun 2014, 2015 dan 2016 ini turun drastis,” ungkapnya.
Saat ini kata dia, pihaknya masih menunggu gebrakan dari Wali Kota Batam yang berencana akan mereshuffle jajarannya dalam waktu dekat.
“Kami akan melakukan aksi bersama organisasi Mahasiswa dari seluruh kampus di Kota Batam,” tegasnya.
Dia berharap, Wali Kota Batam menindak tegas anggotanya yang dianggap sudah merugikan masyarakat dan berpengaruh kepada pembangunan Kota Batam.
“Pak Wali harus lebih tegas lagi, kalau tidak kepemimpinan beliau akan di pertanyakan oleh publik,” tutupnya.
(RED/DRO)
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…
Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…
Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…
This website uses cookies.