Categories: KarimunKEPRI

Pasca Kecelakaan Kerja, PT MOS Daftarkan Ratusan Karyawan

Karimun – Pasca kecelakaan kerja yang mengakibatkan 23 Karyawan PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Karimun mengalami luka-luka karena ledakan Air Bag salah satu kapal yang hendak loading, baru mendaftarkan 200 karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pembantu (Capem) Tanjung Balai Karimun.

Sekitar 200 dari 900 an karyawan (Data per Oktober 2018) yang didaftarkan hari ini, bersamaan dengan 12 karyawan yang menjadi korban kecelakaan kerja pada Sabtu 24 November 2018 lalu. Sehingga biaya perobatan tidak ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Balai Karimun.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Cabang Pembantu (Kacapem) BPJS Ketenagakerjaan Tanjung Balai Karimun, Rudianto Panjaitan, Selasa (27/11/2018) di Kantornya Jalan Raja Osman Batu Lipai Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Biaya perobatan yang ditanggung oleh BPJS Kerenagakerjaan, hanya 11 dari 23 karyawan. Yang 12 lainya tidak ditanggung karena belum terdaftar sebagai peserta,” jelas Rudianto.

Namun demikian, sambungnya, pihaknya akan segera melakukan registrasi terhadap karyawan yang didaftarkan bersamaan dengan ke 12 karyawan yang menjadi korban, sebagai peserta BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan wilayah Karimun. (Hasian)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perkuat Sinergi Bisnis, KAI Services dan PT Alihdaya Nusantara Solusi Raya Tandatangani Nota Kesepahaman

Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…

1 jam ago

Lebih dari Sekadar Jual-Beli Alat Tulis, Tokojadi Buka Ruang Promosi Gratis Bagi Pelanggan

Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…

12 jam ago

RevComm Tunjuk Hargunadi Soemantri sebagai Country Manager Indonesia

Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…

14 jam ago

Menelusuri Tambang Pasir Darat Ilegal dan Cut and Fill di Batam (1)

BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan  permukaan…

14 jam ago

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

22 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

1 hari ago

This website uses cookies.