Pasokan Listrik Siap Jangkau Ujung Barelang | SWARAKEPRI.COM
BRIGHT PLN BATAM

Pasokan Listrik Siap Jangkau Ujung Barelang

BATAM-Semangat menerangi negeri terus dilakukan bright PLN Batam dengan antusiasme dan terus berupaya memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat di daerah yang terpencil. Demi mewujudkan pemerataan penerangan, tepatnya di Kelurahan Galang Baru, bright PLN Batam melakukan peresmian program Listrik Desa Barelang Terang pada Selasa, (20/8/2019).

“Setelah dua desa ini teraliri, maka Tugas bright PLN Batam dalam melistrikan daerah-daerah di pelosok di Batam sudah selesai. Namun demikian, kegiatan penyambungannya tidak hanya berhenti disini saja. Untuk kedepannya akan tetap dan terus kami tingkatkan sehingga dapat mencapai seluruh pelosok desa,” ungkap Direktur Bisinis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal dalam sambutannya.

Pembangunan infrastruktur listrik di mainland khususnya di Trans Barelang dimulai sejak bulan Juni 2015 lalu. Agar daerah Barelang terang benderang, bright PLN Batam menarik jaringan sejauh 60 kilometer (KM) dari pembangkit di Panaran, dengan kondisi jaringan utamanya mencapai 12 KM dan 8 KM untuk jaringan yang masuk hingga pelosok desa. Hingga kini, setidaknya sudah ada sekitar 26 wilayah di Trans Barelang yang sudah menikmati listrik.

Sementara itu Plt. Gubernur Kepri Isdianto mengucapkan terimakasih dan mengatakan apa yang sudah dilakukan oleh bright PLN Batam dalam menerangi daerah pelosok di Batam ini perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi, mengingat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Bagi saya, apa yang dilakukan oleh bright PLN Batam perlu mendapatkan apresiasi lebih. Dan kita berharap semua desa-desa yang belum dialiri di Provinsi Kepri, nantinya bisa ikutan juga mendapatkan fasilitas seperti ini. Namun tentunya ini tugas dari PLN, bukan bright PLN Batam. Yang jelas saya sangat bangga dan apresiasikan ini semua,” terangnya.

Kegembiraan dan sambutan riang juga ditunjukkan masyarakat Kampung Baru dan Air Lingka terkait program Listrik Desa Barelang Terang ini.

“Kami sangat bersyukur oleh adanya program listrik desa selama 24 jam ini. Sebelumnya, kami hanya bisa menikmati aliran listrik dari pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB, itu pun menggunakan genset,” terang Emi, salah satu warga Kampung Baru.

Ia juga mengatakan, dengan hadirnya listrik pedesaan ini secara tidak langsung membantu masyarakat dalam berbagai hal. Salah satunya biaya yang harus dikeluarkan.

“Saat menggunakan genset selama 6 jam itu, kami harus membayar (iuran) Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu untuk setiap kepala keluarga. Jadi dalam sebulan setidaknya saya mengeluarkan uang sekitar Rp 300 ribuan untuk listrik selama 6 jam setiap harinya,” tambahnya.

Menurutnya, keberadaan listrik yang andal di pedesaan ini secara tidak langsung membantu perekonomian warga.

“Ketika masih menggunakan genset, kami harus membayar iuran listrik Rp 300 ribu. Sudah mahal, listriknya hanya hidup 6 jam saja. Dengan adanya lustrik 24 jam ini saya bisa memaksimalkan usaha sembako saya hingga malam hari,” bebernya.

Hal senada diungkapkan oleh Sabtu, Ketua RT 1/RW 5 di Desa Air Lingka yang mengatakan bahwa keberadaan listrik pedesaan akan membuat pelajar di daerahnya bisa belajar dengan maksimal.

 

 

 

 

bright PLN Batam

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 + 12 =

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top