BATAM – Perhatian masyarakat terhadap kondisi sulit pandemi Covid-19 terus bermunculan di Kota Batam. Aksi-aksi sosial dari berbagai kalangan untuk membantu masyarakat terdampak virus ini kian banyak dilakukan.
Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh kelompok Satuan Pelajar Siswa dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Kota Batam. Organisasi pemuda ini cukup memahami bagaimana upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan seruan physical distancing.
Ketua Cabang Sapma PP Kota Batam, Mahesa Fadhillah, mengatakan bahwa para anggota organisasinya menyisihkan uang sakunya untuk memberikan bantuan sembako kepada masyarakat.
“Kami tentunya prihatin dengan kondisi saat ini dan merasa harus ikut terlibat. Memulainya dengan menyisihkan uang saku dan memberikan bantuan bahan pangan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya usai bagi-bagi sembako di lampu merah Batam Center, Rabu (14/4/2020) sore.
Tampak di lapangan, mereka yang berjumlah tujuh orang itu semangat dalam membagikan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19. “Anggota ada 150 orang, namun untuk hari ini yang turun ada 7 orang,” akunya.
Menurut Mahesa, masyarakat pekerja harian yang berpenghasilan kecil adalah target utama penerima bantuan Sapma PP. Setidaknya pada hari itu mereka telah mengumpulkan sebanyak 200 paket sembako untuk dibagikan serta alat-alat penunjang kesehatan pelindung diri.
Tidak hanya mengumpulkan bantuan dari para anggota organisasi, namun mereka juga membuka donasi dari masyarakat lain yang mau terlibat untuk aksi sosial ini. Terutama untuk alat kesehatan dan pelindung diri.
“Kami juga tengah membuka donasi melalui sosial media, dimulai sejak 2 April 2020 lalu sampai pandemi ini berakhir. Jadi setiap dana terkumpul akan segera disalurkan,” katanya.
Mahesa berharap, aksi yang mereka lakukan ini dapat disambut oleh organisasi pemuda dan mahasiswa lain yang ada di Kota Batam. Sehingga beban berat ini akan menjadi ringan jika ditanggung bersama-sama.
“Berharap ini bisa memicu organisasi-organisai lain ikut andil membantu dan membawa nilai positif untuk masyarakat Kota Batam. Apabila semua kompak membantu sesama, tentu lebih mudah dalam menghadapi Pandemi ini. Semoga bermanfaat” pungkasnya.
(Elang)
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.