Categories: Voice Of America

Pejabat Keuangan Huawei Angkat Bicara Usai Bebas dari Tuntutan Pidana

VOA – Meng Wanzhou, Kepala Eksekutif Keuangan (CFO) Huawei Technologies, China dan putri pendiri perusahaan, Ren Zhengfei berterima kasih kepada semua orang yang telah mendukungnya, karena dia dibebaskan oleh hakim Kanada untuk kembali ke China hari Jumat (24/9).

CFO perusahaan raksasa komunikasi China itu mengakhiri tuntutan pidana terhadapnya sebagai bagian dari kesepakatan hari Jumat (24/9) dengan Departemen Kehakiman AS, dalam kasus yang mengeruhkan hubungan antara AS dan China.

Kesepakatan itu menyerukan Departemen Kehakiman untuk mengabaikan tuduhan penipuan, pada akhir tahun depan dengan syarat Meng menyatakan bertanggung jawab karena dianggap salah dalam melakukan urusan bisnis perusahaannya di Iran.

“Selama tiga tahun terakhir, hidup saya telah terbalik. Itu merupakan waktu yang mengganggu hidup saya. Sebagai seorang ibu, istri dan eksekutif perusahaan. Tetapi saya percaya setiap masalah mempunyai hikmah. Itu benar-benar pengalaman yang tidak ternilai harganya. dalam hidup say,” katanya.

“Saya tidak akan pernah melupakan semua harapan baik yang saya terima dari orang-orang di seluruh dunia. Seperti kata pepatah, semakin besar kesulitan, semakin kita tumbuh,” lanjut dia.

Pengaturan kesepakatan yang dikenal sebagai perjanjian penuntutan yang ditangguhkan, mengakhiri sengketa hukum dan geopolitik selama bertahun-tahun yang melibatkan tidak hanya AS dan China, tetapi juga Kanada, tempat Meng tinggal sejak dia ditangkap di Bandara Vancouver pada Desember 2018.

Sebagai bagian dari kesepakatan itu, diungkapkan di pengadilan federal di Brooklyn, Departemen Kehakiman setuju untuk menolak tuduhan penipuan terhadap Meng pada Desember 2022 – tepat empat tahun setelah penangkapannya – asalkan dia mematuhi persyaratan tertentu, termasuk tidak menentang salah satu dari aturan pemerintah atas tuduhan faktual./Voice Of America

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Menguak Sponsor Pembawa 210 WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (1)

BATAM - Kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diungkap oleh Direktorat Jenderal(Ditjen)…

4 menit ago

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan…

1 jam ago

Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…

3 jam ago

Efba Kosmetindo Dorong Standar Baru Brand Skincare

Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…

6 jam ago

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…

7 jam ago

Psikologi BINUS University Kupas Konflik Sosial Era Digital

Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi masyarakat. Kehadiran media sosial,…

7 jam ago

This website uses cookies.