Categories: BISNIS

Pekerjaan X-Ray Diduga tanpa Prosedur, PT Putera Negara : Yang Penting Hasilnya

BATAM – PT Putera Negara(PN) selaku kontraktor proyek instalasi pipa milik Perusahaan Gas Negara(PGN) di Batam tidak mempermasalahkan pekerjaan Non Destructive Test (NDT) X-RAY yang diduga dilakukan tanpa prosedur oleh PT STP dilapangan.

 

Hal itu dikatakan Yoyok, Material Contol PT Putera Negara kepada AMOK Group, Selasa(19/4/2016) siang di kantornya yang berada di kawasan Batu Ampar, Batam.

 

Yoyok juga membenarkan bahwa PT STP adalah perusahaan subcon dari PT Putera Negara untuk mengerjakan Non Destructive Test (NDT) X-RAY pada proyek instalasi pipa milik PGN.

 

“Itu kan internal mereka (PT STP, red), yang penting sama kami hasilnya,” ujarnya.

 

Menurutnya, PT STP sudah mempunyai sertifikasi Operator Radiografi (OR) dan kelengkapan prosedur kerja di lapangan. Selama bekersama denga PT Putera Negara, tidak pernah terjadi masalah dilapangan dengan PT STP.

 

“Sertifikasi mereka ada, dan pernah di tunjukkan ke kami,” jelasnya.

 

Yoyok juga mengatakan bahwa selama ini PT STP selalu melakukan pekerjaan X-RAY pada malam hari, dan itu sudah sesuai dengan aturan yang ada.

 

Humas PGN Strategic Business Unit (SBU) Region III, Riza Buana ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya dugaan pekerjaan X-RAY non prosedural yang dilakukan pihak kontraktor dilapangan.

 

“Yang mana ya? Saya tidak tahu,” ujarnya lewat sambungan telepon, Selasa(19/4/2016) siang.

 

 

Diberitakan sebelumnya dua pekerja PT STP didapati melakukan pekerjaan Non Destructive Test (NDT) X-RAY yang diduga tanpa prosedur di proyek instalasi pipa Perusahaan Gas Negara(PGN) yang berada disimpang lampu merah Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau, Minggu(3/4/2016) dini hari.

 

Pantauan AMOK Group sekitar 01.45 WIB, kedua pekerja PT STP itu sedang melakukan X-RAY dipinggir jalan umum, tepatnya 50 meter dari Pos Polisi Simpang Lubuk Baja tanpa dilengkapi prosedur seperti papan radiasi, breket (tali kuning radiasi), lampu tanda radiasi dan tanpa didampingi Petugas Proteksi Radiasi(PPR) yang bertugas sebagai safety dilapangan.

 

 

(red/dro/cr 4)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

2 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

2 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

2 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

2 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

3 jam ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

4 jam ago

This website uses cookies.